oleh

Pemudik Sindir dengan ‘Memancing’ di Kubangan

BENGKALIS (HR)-Aksi gaya memancing di kubangan air badan jalan kembali dilakukan oleh warga di Kabupaten Bengkalis. Kali ini aksi menyindir pemerintah karena dinilai ‘tutup mata’ terhadap kerusakan jalan di Jalan Poros Pakning-Dumai, Senin (11/6) petang kemarin.

Aksi memancing di kubangan dilakukan oleh warga Sungai Pakning,┬áKecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis. Cara ini ditempuh juga sebagai bentuk kekesalan dan protes kepada pemerintah. Keduanya sengaja berinisiatif ‘membuka kolam memancing gratis’ di Jalan Poros Desa Bukit Batu, kepada para pengguna jalan yang sedang melintas.

Apa yang dilakukan ini, juga sempat mengundang perhatian pengguna jalan dan merasa terheran-heran. Riau, Dedek Hendrik Irawan (34) dan Andi Paris (33), untuk memprotes kondisi Jalan Lintas Pakning-Dumai yang rusak parah, Senin (10/6).

“Sudah beberapa tahun kami tak balek kampung, dan saat pulang pada Idul Fitri tahun ini, sangat kecewa melihat kondisi jalan rusak parah. Makanya hari ini kami membuka kolam memancing gratis untuk siapa saja yang ingin mendaftar dan ikut memancing di tengah jalan yang rusak dan berlobang besar,” ungkap Dedek Hendrik, warga Desa Pakning Asal yang baru mudik dari Kota Medan Sumatera Utara sepekan lalu.

Hal senada disampaikan Andi Paris, menurut anak muda Pakning ini aksi yang mereka lakukan sebagai bentuk protes terhadap Pemerintah Provinsi Riau yang dinilai lamban menanggapi keluhan masyarakat untuk memperoleh kenyamanan dalam berkendara.

“Kondisi jalan rusak dan berkolam-kolam di Jalan Lintas Pakning-Dumai ini bukan baru dua tiga hari, tapi sudah betahun-tahun. Kita berharap sampai ke telinga Pak Gubernur dan Wakil Gubernur Riau,” harapnya.(rtc/mel)

Comments

News Feed