oleh

Gubernur Riau Teken Kesepakatan Pekansikawan dengan Empat Kabupaten/Kota

PANGKALAN KERINCI (HR)- Gubernur Riau, Syamsuar melakukan penandatanganan kesepakatan kerjasama tentang pembangunan dengan empat kabupaten/kota, bertempat di ruang Kencana Kantor Gubernur Propinsi Riau, Jumat (12/07).

Empat Kabupaten/Kota yang disingkat Pekansikawan adalah Pemerintah Kota Pekanbaru yang diwakili Walikota Firdaus MT. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak yang diwakili Bupati Alfredi. Lalu Pemkab Kampar diwakili Asisten II Bidang Pemerintahan dan Pemkab Pelalawan yang langsung ditanda tangani Bupati HM Harris.

Dalam paparan singkatnya, HM Harris menyebutkan, awal lepas dari Kabupaten Kampar sekitar 19 tahun yang lalu, Pemerintah Kabupaten Pelalawan pernah menjadi daerah tertinggal di Indonesia. Catatan ini terjadi pada tahun 2006 yang lalu.

“Namun dengan semangat kebersamaan dibantu tokoh-tokoh masyarakat, saya yang terpilih menjadi Bupati tahun 2011, langsung menggulirkan 7 (tujuh) program strategis pembaharuan menuju kemandirian disemua bidang pembangunan,” ujar Bupati.

Dijelaskannya, di dalam 7 program yang dicanangkan tersebut terdapat 2 program yang merupakan kebijakan pemerintah pusat, yakni Pelalawan Eksotis dan Pelalawan Inovasi.

“Dengan adanya program eksotis dan Inovasi kita berharap adanya dukungan pemerintah Riau terhadap pembangunan jalan Lintas Bono menuju daerah tujuan wisata, Gelombang Bono serta pengembangan kawasan pelabuhan Sokoi di Kecamatan Kuala Kampar yang merupakan pintu masuk menuju Pekansikawan,” kata Harris lagi.

Ditambahkannya, Inovatif yang juga menjadi andalan Kabupaten Pelalawan adalah pengembangan kawasan lahan pertanian di Kuala Kampar serta Kawasan Teknopark di Kecamatan Langgam.

“Apabila itu dapat terealisasi, dipastikan Pelalawan akan surplus beras dan untuk teknopolitan akan menjadi pusat industri hilir bagi hasil perkebunan kelapa sawit,” jelas Bupati lagi.

Selanjutnya Bupati juga menerangkan, diperiode kedua kepemimpinannya ini, Kabupaten Pelalawan sudah mulai terlihat bangkit mengejar ketinggalannya dari kabupaten/kota yang ada di Indonesia khususnya di Riau.

“Kita lanjutkan 7 program pembangunan tahun 2011 dengan program inovasi menuju Pelalawan Emas. Dalam program inilah kita harapkan baik pejabat maupun masyarakat harus dapat merubah pola pikir, sehingga jangan lagi tergantung dengan pola-pola lama yang tidak menghasilkan apapun,” ucapnya mengakhiri.

Tampak hadir, Asisten II Bidang Pembangunan Atmonadi, Kadis DisperindagKop UMKM Fakhrizal, Kadis Perkebunan Mazrun, Kadis Pariwisata Andi Yuliandri, Kadis Peternakan Tengku Wahiddudin, Kepala DPMPTSP Budi Surlani, Plt Kadis Kesehatan Asril, Kabag Tapem Fakhrurozi.(ton)

Comments

Berita Terbaru