oleh

UMRI Lepas 962 Mahasiswa KKN

PEKANBARU (HR)-Memasuki masa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Universitas Muhammadiyah Riau melepas sebanyak 962 mahasiswa menuju tempat KKN. Mahasiswa KKN tersebut langsung dilepas oleh Rektor UMRI, H Mubarak dan juga jajaran civitas UMRI yang ditandai dengan pemasangan jaket KKN kepada mahasiswa dan juga penyerahan bibit pohon, Minggu (21/7) di Kampus 2 UMRI.

Dalam acara tersebut Rektor berpesan agar mahasiswa bisa mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dikampus dan bisa menjaga nama baik UMRI. Begitupula halnya, bisa berinteraksi dengan baik ditengah masyarakat dan bisa memahami karakter orang lain.

Diakuinya, pelepasan KKN tahun ini merupakan pelepasan KKN terbesar disepanjang usia UMRI berdiri. Tahun ini, pelepasan KKN sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana kampus mengajarkan agar para mahasiswa bisa menyesuaikan diri ditengah kondisi saat ini yakni era desapsen, yakni merupakan bagaimana bisa menyiapkan mahasiswa yang bisa menghadapi apa yang terjadi dilapangan meski waktunya sangat pendek.

“Jadi ada tiga hal yang dilakukan mahasiswa KKN yakni, pertama belajar dari sosial masyarakat yang ada, kedua bagaimana mereka bisa mengimplementasikan apa yang sudah dipelajari, dan ketiga bagaimana mereka bisa mempelajari situasi ditengah masyarakat dalam waktu pendek,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPPM UMRI, Ridho menuturkan dari 962 orang mahasiswa KKN dibagi menjadi dua kelompok yakni kelompok dalam kota sebanyak 490 orang dan luar kota sebanyak 472 orang. Untuk luar kota, dibagi di 5 kabupaten yakni Pelalawan, Kampar, Siak, Inhu dan Bengkalis.

Adapun pembekalan yang telah dilakukan sebelum mahasiswa KKN diturunkan yakni bagaimana KKN itu dilaksanakan di lapangan, juga melakukan silahturahmi terlebih dahulu sebelum masuk atau terjun ke masyarakat melalui tokoh masyarakat setempat. Selain itu, bagaimana mahasiswa bisa membuat program KKN ditengah masyarakat. (nie)

Comments

Berita Terbaru