oleh

Toro Akhirnya Dieksekusi Jaksa

 

PEKANBARU (HR)- Pihak Kejaksaan akhirnya bisa mengeksekusi Toroziduhu Laia. Pria berusia 55 tahun itu merupakan terpidana pencemaran nama baik Bupati Bengkalis, Amril Mukminin.

Toro diamankan saat berada di Subdit 4 Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Riau, Senin (5/8) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu dia hendak menyampaikan laporan pengaduan. Mendapati informasi tersebut, tim khusus Kejaksaan yang dipimpin Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, Robi Harianto langsung mendatangi institusi yang beralamat di Jalan Gajah Mada Pekanbaru. “Terpidana (Toro,red) langsung dieksekusi ke Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk,” ujar Kasi Intelijen Kejari Pekanbaru, Budiman di ruangannya.

Dikatakan Budiman, pelaksanaan eksekusi itu dilakukan setelah tiga panggilan yang dilayangkan, tidak diindahkan Toro. Atas hal itu, Kejari Pekanbaru mengirim surat permintaan bantuan untuk penangkapan terhadap Toro. “Pelaksanaan eksekusi berkat sinergitas dengan Polda Riau,” sebut mantan Kasi Pidum Kutai Kartanegara (Kukar) itu.

Saat di rutan, kata Budiman, dilakukan pelengkapan administrasi eksekusi, termasuk berita acara. Untuk hal terakhir itu, sebutnya, ditolak oleh Toro dengan alasan menunggu pengacaranya. “Kami menjalankan eksekusi karena putusan sudah inkrah sesuai Pasal 270 KUHAP,” imbuh Budiman.

Diketahui, Toro dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Atas hal itu, dia divonis 1 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan. Putusan itu mulanya dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Atas putusan itu, Toro mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru.

Di lembaga peradilan tingkat kedua itu, putusan tersebut dikuatkan, hingga akhirnya Toro mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). “Bersangkutan sempat ajukan kasasi, tapi dicabut lagi,’ pungkas Budiman.Toro didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) melakukan pencemaran nama baik terhadap Bupati Bengkalis, Amril Mukminin. Perbuatan itu dilakukan sekitar Januari hingga Desember 2017 silam.

Ketika itu, dia memposting berita-berita di media online terkait kasus yang diduga menjerat Amril. Pemberitaan itu dinilai Amril telah mencemarkan nama baiknya. Tidak terima, ia melaporkan Toro ke Polda Riau atas tuduhan pencemaran nama baik.(dod)

Comments

Berita Terbaru