oleh

Pangdam I Bukit Barisan: TNI Jadi Agen Pembangunan

ROKAN HILIR (HR)_Apel upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 TA 2019 Kodim 0321/Rokan Hilir, berlangsung di Taman Budaya Purna MTQ Batu Enam Bagansiapiapi, Kamis (8/8).

Tampak Hadir pada upacara penutupan tersebut, Bupati Rokan Hilir H. Suyatno, Sekda Rokan Hilir Surya Arfan, Dandim Rohul, Dandim Bengkalis, Dandim Dumai serta seluruh Kepala OPD dilingkungan Pemkab Rohil.

Dalam amanatnya, Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen TNI M.S. Fadillah, yang disampaikan oleh Kasrem 031/WB Kolonel Asep Nugraha menjelaskan, penutupan TMMD menandai sudah berakhirnya operasi program TMMD ke-105.

Asep Nugraha menerangkan, TMMD dilaksanakan serentak di 6 wilayah Kodam jajaran, yaitu Kodam I Bukit Barisan, Kodim 0209 Labuhan Batu, Kodim 0212 Tapanuli Selatan, Kodim 0313 Kampar/Pelalawan/Rokan Hulu, Kodim 0321 Rokan Hilir, Kodim 0304 Agam, dan Kodim 0317 Tanjung Balai Karimun.

Dijelaskan Asep, TMMD di program 3 kali dalam tahun 2019, sebagai wujud pengabdian TNI bersama Kementerian dan lembaga lainnya. Khususnya anggota Satgas TMMD dan segenap masyarakat.

Untuk itu, dapat dipertahankan kebersamaan kemanunggalan antara TNI dan Rakyat yang telah dirasakan selama kegiatan TMMD. Selanjutnya tingkatkan semangat untuk bekerja membangun bersama, sebagai realisasi semangat goro yang merupakan warisan asli bangsa kita.

“Peliharalah hasil-hasil program TMMD ke 105 dengan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan masyarakat dalam membantu percepatan pembangunan daerah demi terciptanya kesejahteraan rakyat, tentunya hal ini sejalan dengan tema,

Lebih lanjut Kasrem mengatakan, sebagaimana program TMMD telah berjalan sebelumnya, pelaksanaannya diarahkan untuk menciptakan sasaran pembangunan fisik maupun non fisik, baik itu dari segi pembangunan fisik Satgas TMMD.

Adapun seluruh komponen membuat pembangunan non fisik, yakni penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, pertanian, penyuluhan bahaya narkoba bagi kalangan pelajar, dan masih banyak lagi.

“Saya mengharapkan, operasi TMMD dapat menimbulkan dampak positif bagi masyarakat khususnya generasi muda, agar memiliki karakter kebangsaan yang mampu bersikap cintai tanah air, Pantang menyerah, serta kompetitif demi terciptanya kemandirian bangsa”, tegasnya.

Dengan berakhirnya TMMD, sambung asep, kepada kita semua terus membangun mengembangkan potensi desa masing-masing, serta dapat menjadi agen-agen pembangunan, serta dapat menyebarkan energi positif bagi lingkungan sekitar. Kita sudah mau belajar untuk membangun perdesaan dan berbagai wilayahnya.

“Selaku penangung jawab keberhasilan operasi TMMD ke-105, Saya memohon maaf sebesar-besarnya, apa bila ada perilaku dan tutur kata prajurit kurang berkenan dihati masyarakat saat berlangsungnya TMMD”, ucapnya.

Ditambahkannya, para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD 105, agar memperhatikan warga dalam melaksanakan infrastruktur perdesaan, yakni berupa pembukaan jalan baru, Peningkatan badan jalan, rehap jembatan, rumah ibadah, serta rehabilitasi rumah layak huni dan berbagai prasarana masyarakat lainnya.

“Kita sangat berharap kepada masyarakat untuk menjaga dan melihara hasil pembangunan, sehingga dapat dimanfaatkan dalam kurun waktu yang cukup lama. TMMD disamping melakukan pembangunan fisik, juga melaksanakan program lainnya,” pungkasnya.(rgc/mel)

Comments

Berita Terbaru