oleh

Rezeki di Tengah Kabut Asap

 

PEKANBARU (HR) – Kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru beberapa pekan terakhir tak melulu mendatangkan kerugian. Bagi penjual masker, ini malah membawa berkah.

Sejak Pekanbaru diselimuti asap, pedagang masker mulai bermunculan di beberapa ruas jalan untuk mencoba peruntungan. Dan ternyata memang daganggan mereka kerap ludes tak bersisa.

Adalah Andi, salah seorang penjual masker di Jalan Soebrantas, Panam. Sembari menunggu anaknya pulang sekolah, ia menjual masker kepada para pengguna jalan yang lewat.

“Alhamdulillah. Di balik musibah kabut asap ini, ada rezeki buat saya dan keluarga. Alhamdulillah dagangan masker saya laris manis,” ujar Andi memulai cerita, Senin (12/8).

Ia mengatakan, dirinya sudah berjualan sejak seminggu terakhir. Setiap harinya, minimal 10 masker pasti laku terjual.

“Yang beli kebanyakan para pengendara roda 2, karena mereka kan langsung kena asap karena pakai motor. Namun ada beberapa juga sih kendaraan roda 4 yang beli,” ungkapnya.

Meski demikian, ia berharap kabut asap segera berakhir. Karena dampaknya sangat berbahaya.

Disampaikan Andi, dirinya memang hanya menjual masker kain dan masker standar yang biasanya dijual-jual di apotik. “Ada berbagai karakter dan warna. Ada hijau, merah, ungu juga ada. Tinggal pilih saja,” jelasnya.

Untuk harga, Andi mengaku menjualnya dengan harga yang sangat murah. Karakter dan warna apapun, ia menjualnya dengan harga Rp5.000 untuk per helainya.(ckc)

Comments

Berita Terbaru