oleh

Enam Karya Budaya Riau Ditetapkan Sebagai WBTB

JAKARTA (HR)-Enam karya budaya dari Provinsi Riau ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia tahun 2019 oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Keenam karya budaya Riau yang ditetapkan dalam keputusan tim ahli itu yakni Buwong Kuayang, Tari Cegak, Zapin Siak Sri Inderapura, Dikei Sakai, Syair Surat Kapal, Tepuk Tepung Tawar Riau.

Pada sesi paparan, enam karya budaya tersebut dapat dipertahankan oleh Raja Yoserizal Zen selaku Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Riau.

“Alhamdulillah pada sesi paparan kita mampu memberikan penguatan yang meyakinkan tim ahli terhadap enam karya budaya yang berhasil lolos ke sidang penentuan hari ini,” ujar Raja Yose melalui pernyataan tertulis yang diterima haluanriauco, Kamis (15/8) malam.

Dengan penetapan ini maka karya budaya Provinsi Riau yang sudah berhasil menjadi WBTB Indonesia hingga tahun ini berjumlah 41.

Yose berharap di tahun depan Provinsi Riau bisa menambah lebih banyak lagi karya budaya untuk ditetapkan menjadi WBTB Indonesia. Dia juga mengharapkan peran aktif dan keseriusan kabupaten dan kota dalam pengusulan di tahun depan.

“Kabupaten dan kota mesti bersiap untuk kelengkapan formulir serta data pendukung seperti kajian, foto, dan video,” tambah Yose.

Dalam sambutannya, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Ditjen Kebudayaan Nadjamudin Ramli menyebutkan, WBTB yang ditetapkan dari 32 provinsi di Indonesia tahun ini sebanyak 267.

Sementara itu Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid dalam arahannya berpesan, agar karya budaya yang telah ditetapkan menjadi WBTB Indonesia harus dipikirkan kelanjutannya. Misalnya bisa menjadi bahan ajar dan materi pembelajaran di sekolah dan perguruan tinggi.

Pemerintah daerah harus memikirkan pembinaan karya budaya yang sejalan dengan Undang-undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Karya budaya juga terancam dicabut sertifikat pengakuannya jika pemerintah daerah dan masyarakatnya tidak mampu memperhatikan kondisi karya budaya.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara penetapan 267 karya budaya menjadi WBTB Indonesia.(rls/dod)

Comments

News Feed