oleh

PLN ULP Pasirpangaraian Syukuran dan Salurkan CSR

PASIRPANGARAIAN (HR)-PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero ULP Pasirpangaraian, telah mencapai target 100 persen desa berlistrik di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Kabupaten Rokan Hulu menjadi daerah ke enam yang telah mencapai 100 persen Desa Berlistrik di Provinsi Riau. Sedangkan Kota Pekanbaru, Dumai, Siak, Bengkalis dan Kabupaten Kuantan Singingi lebih dulu mencapai target tersebut.

Sebagai rasa syukur, PT PLN (Persero) ULP Pasirpangaraian menggelar acara Syukuran 100 persen Desa Berlistrik Kabupaten Rokan Hulu dengan tema ‘Menuju 100 persen Riau Terang Benderang’ di halaman kantornya, Kamis (15/8).

Acara dihadiri Bupati Rokan Hulu Sukiman, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri Muhammad Irwansyah Putra dan rombongan, Sekda Rokan Hulu Abdul Haris, Manager PT PLN ULP Pasirpangaraian Syarifuddin, sejumlah kepala desa dan undangan lain.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri Muhammad Irwansyah Putra mengatakan, dua desa terakhir yang dilistriki PLN di Kabupaten Rokan Hulu adalah dua desa di Kecamatan Bonai Darussalam, yaitu Desa Kasang Padang dan Desa Bonai.

Kedua desa ini, ungkap Irwansyah, punya potensi pelanggan masing-masing sebanyak 289 pelanggan dan 139 pelanggan. PLN sendiri telah membangun tiga gardu induk berkapasitas 420 KVA dan JTM sepanjang 30,60 kms, sedangkan JTR sepanjang 13,95 kms.

Irwansyah mengaku, tercapainya 100 persen Desa Berlistrik di Kabupaten Rokan Hulu tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah kepada pihak PT. PLN (Persero) selama ini.

Meski telah mencapai 100 persen desa berlistrik, ungkap Irwansyah, masih ada sekira 20 dusun di Kabupaten Rokan Hulu yang belum teraliri listrik PLN. Kendalanya, selain jarak yang jauh, potensi pelanggan bisa dikatakan sedikit.

“Namun kita tidak menomorduakan dusun-dusun ini ya, sebab kita punya prioritas. Mana yang lebih prioritas kita utamakan dulu,” jelas Irwansyah.

Selain itu, ungkap Irwansyah, meski telah mencapai 100 persen desa berlistrik, namun tingkat Rasio Elektrifikasi (RE) di Kabupaten Rokan Hulu baru tercapai sekira 65 persen. Salah satu kendala seperti di daerah dengan infrastruktur jalan yang belum memadai, termasuk di daerah rawan banjir.

“Target kita untuk Dusun Berlistrik itu di 2020, semua dusun sudah berlistrik juga masih ada rumah tangga yang belum berlistrik, itu namanya RE atau Rasio Elektrifikasi,” ujar Irwansyah, dan mengaku PT PLN telah mencanangkan di 2021, RE sudah tercapai 100 persen di Provinsi Riau.

Untuk mencapai RE 10 persen se-Riau, tambah Irwansyah, PLN membuat program ‘One Man One Hope’ atau seorang pegawai PLN memberikan harapan kepada satu keluarga tidak mampu. Sehingga, rumah keluarga tidak mampu bisa teraliri listrik PLN.

“Dengan listrik kita berharap bisa berubah, untuk keluarga memiliki usaha dan penghasilan yang lebih,” kata Irwansyah, dan mengaku program “One Man One Hope” merupakan ikhlas dari pegawai PLN.

?Terlepas itu, Irwansyah mengharapkan, kesadaran masyarakat untuk menjaga instalasi listrik di daerahnya, agar tidak mengalami gangguan dari pohon yang mengenai kabel jaringan, seperti di daerah perkebunan masyarakat.

“Karena 60 persen gangguan kelistrikan di daerah itu karena pohon. Krisis daya itu tidak ada lagi, itu isu 2015 ke bawah,” ungkap pungkas General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri, Muhammad Irwansyah Putra.

Sementara, Bupati Rokan Hulu Sukiman mengapresiasi program dilakukan PT PLN yang telah berhasil mencapai 100% Desa Berlistrik di daerahnya berjuluk Negeri Seribu Suluk.

Bupati Sukiman mengharapkan, masyarakat Rokan Hulu untuk taat membayar tunggakan listrik, apalagi ada program CSR dari PLN untuk desa yang minim tunggakan.

Selain itu, Bupati menilai kinerja PT PLN ULP Pasirpangaraian dan jajaran selama ini telah menunjukkan kerja kerasnya, dalam menjangkau seluruh wilayah Rokan Hulu yang cukup luas, dan di pertengahan 2019, program terselesaikan semua.

“Oleh karena itu, kita mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada PT. PLN yang telah melaksanakan tugas dan dalam melayani masyarakat,” sampainya.

Terlepas itu, terkait 60 persen gangguan disebabkan pohon, Bupati mengaku nantinya Pemkab akan membuat penekanan kepada Camat, Kepala Desa (Kades) dan aparat desa, untuk memberikan pemahaman atau sosialisasi kepada masyarakat agar bersedia pohon yang mengenai jaringan dipangkas pihak PLN.

“Makanya perlu diberi pemahanan kepada masyarakat kita, seperti melalui pak Camat atau pak Kades,” pungkas Bupati Rokan Hulu, Sukiman, usai menandatangani prasasti 100 persen Desa? Berlistrik Kabupaten Rokan Hulu.

?Pada acara syukurannya, pihak PT PLN (Persero) juga menyalurkan bantuan CSR ke berbagai pihak dengan total Rp738.352.000, termasuk kepada lima desa berprestasi nihil tunggakan. CSR disalurkan oleh General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri, Muhammad Irwansyah Putra.

Bantuan CSR dari program PLN Peduli di antaranya diserahkan kepada Yayasan Pendidikan M Abduh sebesar Rp250 juta, Yayasan Al Azhar Karimu.

Bantuan CSR juga diberikan kepada lima desa berprestasi nihil tunggakan, yaitu Desa Rambah Jaya, Desa Pasir Jaya, Desa Sialang Rindang, Desa Rambah Muda, dan Desa Pasir Intan.(rtc/mel)

Comments

Berita Terbaru