oleh

4.643 Jamaah Haji Tiba di Tanah Air

JEDDAH (HR)- Sebanyak 4.643 jamaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Air. Mereka berasal dari 11 kelompok terbang (kloter).

Demikian menurut data dari sistem informasi dan komputerisasi haji (Siskohat) Kemenag, Minggu (18/8) pukul 11.21 waktu Arab Saudi. Jamaah yang telah pulang tersebut berasal dari berbagai embarkasi, antarannya Lombok, Padang, Ujung Pandang, Batam, Jakarta, Solo, Surabaya, dan Palembang.

Sementara itu, tercatat 231 jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Arab Saudi. Sebagai informasi, jamaah haji mulai dipulangkan pada Sabtu (17/8). Kepala PPIH Daker Bandara Jeddah dan Madinah mengingatkan jamaah untuk memperhatikan berbagai larangan terkait barang bawaan di koper atau bagasi. “Kami mengimbau seluruh jamaah haji tolong untuk tidak memasukkan air zam-zam ke dalam tas koper karena setiap jamaah haji sudah dipastikan dapat satu galon air zam-zam sebanyak 5 liter,” imbuhnya.

Sedangkan berat maksimal barang bagasi jamaah, Arsyad mengatakan agar jamaah menaati aturan yang telah ditetapkan yakni 32 kg untuk tas koper dan 7 kg untuk tas kabin juga diimbau untuk tidak membawa benda-benda terlarang seperti benda tajam serta uang yang melebihi ketentuan. “Itu dipastikan akan kena sweeping dari pihak maskapai (satu perusahaan yang ditunjuk untuk sweeping). Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh jemaah haji taat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang Agoes Soebagio mengatakan jamaah haji Padang kloter pertama sudah tiba di Indonesia hari ini (18/8). Jamaah haji yang sudah tiba tersebut di Bandar Udara Minangkabau Padang berjumlah 393 berikut petugas kloter yang terdiri dari 173 laki-laki dan 220 perempuan. “Jamaah diberangkatkan dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada pukul 21.35 waktu setempat menggunakan Pesawat B777-800ER Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 3401 dan tiba di tanah air pukul 06.51 WIB,” kata Agoes, Minggu (18/8).

Agoes memastikan inspektur penerbangan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang akan terus melakukan pengawasan. Hal tersebut untuk memastikan keselamatan penerbangan dan kelancaran pelayanan pemulangan angkutan haji. “Kloter pertama sudah kembali dengan selamat, aman, dan lancar dan semoga dengan kloter-kloter berikut nya,” tutur Agoes.

Agoes menambahkan akan memastikan pesawat angkutan haji dari dan ke Indonesia laik terbang. Dia menegaskan sudah melakukan pengecekan pesawat saat berangkat maupun akan kembali ke Jeddah saat menjemput jamaah haji. Secara keseluruhan, kata Agoes, jamaah haji embarkasi Padang yang akan tiba di Bandara Minangkabau Padang berjumlah 6.989 orang. Jumlah tersebut terbagi menjadi 18 kloter yang terdiri dari 14 kloter pada gelombang satu dan emapat kloter pada gelombang dua.

“Pada embarkasi Padang, Bandara Minangkabau sebagai Bandara Embarkasi Utama juga melayani jamaah haji asal Sumatra Barat dan penerbangan embarkasi antara Bengkulu,” jelas Agoes.

Kloter terakhir kepulangan jamaah haji Padang akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Prince Mohammed Bin Abdul Aziz Madinah pada 3 September 2019 pukul 07.20 waktu setempat. Direncanakan jamaah akan tiba di Indonesia pukul 20.20 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 3416.(lp6/rol)

Comments

News Feed