oleh

Diduga Mengantarkan Uang Suap dari Caleg untuk Ketua KPPS, Seorang Pria di Pekanbaru Diperiksa Polisi

PEKANBARU (HR)-Penyidik Sat Reskrim Polresta Pekanbaru telah melakukan pemeriksaan terhadap seorang pria yang diduga sebagai pengantar uang suap untuk Ketua Kelompok Penyelenggara Pungutan Suara (KPPS) berinisial IS. Pemeriksaan itu dilakukan pada Minggu (18/8) kemarin.

Sebelumnya, IS bertugas di Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru disinyalir menerima uang dari NJ yang merupakan calon legislatif (caleg) untuk DPRD Riau. Uang itu disebut-sebut diserahkan melalui AR dan seorang saksi lainnya.

“Iya, benar, kemarin penyidik memeriksa saksi inisial AR untuk laporan dugaan suap KPPS,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Awaluddin Syam, Senin (19/8).

Dikatakan Awaluddin, AR diperiksa selama 5 jam. Pemeriksaan itu terkait dugaan uang suap.

“Karena sebelumnya dia kan sudah kita panggil, tapi tidak datang. Dan, kemarin dia datang sendiri untuk memberikan keterangannya,” sebut mantan Kasat Reskrim Polres Dumai itu.

Menurut dia, selain AR ada juga saksi lain yang berhubungan dengan pengantaran uang suap tersebut. Dia memastikan, pekan depan ada empat saksi yang akan diperiksa, termasuk pihak yang diduga mengantarkan uang itu.

“Pekan depan, ada empat saksi yang kita agendakan untuk datang memberikan keterangannya. Surat panggilan sudah kita sampaikan,” imbuh Awaluddin.

Polisi juga akan memeriksa NJ yang diketahui merupakan caleg petahana, yang diduga memberikan uang itu untuk Ketua KPPS, pada Selasa (20/8) esok.

“Sebelumnya kan NJ sakit, jadi tidak bisa hadir untuk diperiksa. Jadi kita jadwalkan lagi. Kalau tidak Selasa, ya Rabu lah jadwal pemeriksaannya,” kata dia.

Sementara itu, untuk Ketua KPPS inisial IS telah dilakukan pemeriksaan pada Kamis, 1 Agustus 2019. Dia juga akan diperiksa kembali pekan depan.

Awaluddin menyebutkan, keterangan dari para terlapor dan saksi itu nantinya sebagai bahan dan bukti dalam penyelidikan dugaan suap tersebut.(mal/dod)

Comments

News Feed