oleh

Terpantau Langgar Aturan, Satpol PP Bakal Panggil 7 Pengelola Gelper di Pekanbaru

PEKANBARU (HR)-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru bakal memanggil 7 pemilik atau pengelola Gelanggang Permainan (Gelper) di kota setempat. Tempat usaha itu terindikasi menjalankan aktifitas judi di Kota Pekanbaru.

Tiga Gelper itu berada di Jalan Riau, dan dua tempat di Jalan Tuanku Tambusai. Serta di Jalan Melati dan Jalan Kulim, masing-masing satu tempat.

“Sudah kami pantau selama beberapa pekan kemarin. Anggota kita sudah menyelidikinya, tujuh gelper itu melanggar aturan dan terindikasi menjalankan aktifitas judi. Kita pangggil dulu,” ujar Kepala Satpol PP Pekanbaru, Agus Pramono, kepada haluanriauco, Senin,(19/8).

Untuk itu, kata Agus, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Kita akan lakukan pemanggilan kepada pemilik. Akan kita beri ultimatum untuk tidak melakukan aktifitas judi di tempat mereka,” tegas mantan Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Pekanbaru itu.

“Karena pemerintah tidak mematikan para pelaku usaha, namun kita minta mereka ikuti aturan yang ada,” sambung dia.

Lebih lanjut, Agus Pramono juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, segera mengkoordinasikan persoalan ini ke pihaknya. Apakah sudah terjadi penyalahgunaan izin dan lain sebagainya.

“Kalau memang terbukti ada penyalahgunaan izin, OPD terkait diminta mengirimkan surat rekomendasikan ke kita,” imbuh Agus.

Dari informasi yang dihimpun, izin gelper di Pekanbaru mulai diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pekanbaru sejak 10 Oktober 2012 hingga 6 September 2018 silam.

Mayoritas jenis usaha gelper berupa arena permainan dan permainan anak-anak. Namun fakta di lapangan banyak dimainkan orang dewasa.(her/dod)

Comments

News Feed