oleh

Satpol PP Tegur Gelanggang Permainan di Pekanbaru

PEKANBARU (HR)-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru memberikan surat teguran kepada sejumlah pengelola Gelanggang Permainan (Gelper). Itu dilakukan karena tempat usaha itu diduga melakukan aktifitas perjudian.

“Indikasi perjudian itu memang ada, mereka juga sudah sampaikan. Tapi pada umumnya ditukar dengan hadiah, jadi tidak termasuk dalam Pasal 303 KUHP,” ujar Kepala Satpol PP Pekanbaru, Agus Pramono, Rabu (21/8).

Pernyataan tersebut disampaikan Agus Pramono usai pertemuan dengan sejumlah pengelola Gelper di Mako Satpol PP Pekanbaru.

“Sudah kita beri surat peringatan kepada seluruh pengelola Gelper yang kita panggil. Apabila kita razia terbukti ada judi, kami segel langsung,” tegas dia.

Pemanggilan yang dilakukan, kata Agus Pramono, untuk pembinaan kepada pelaku usaha, terkait indikasi judi yang dijalankan termasuk pelanggaran jam operasional.

“Sudah kami sampaikan semua aturan yang harus diikuti. Kebetulan ketua asosiasinya juga datang ke sini. Saya minta dia menyampaikan kepada seluruh pengelola Gelper,” kata Agus Pramono.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perkumpulan Pengusaha Hiburan Riau, Fuad Santoso, membantah adanya praktik perjudian dalam operasional Gelper.

“Indikasi judi yang dilaporkan sebenarnya tidak ada di lapangan. Karena kalau itu terjadi, tentu Polisi akan menindaknya,” bantah dia.

“Jadi kalau memang ada indikasi judi, jelas sudah ditindak. Tak ada pertukaran duit di Gelper kami. Kami cuma ditegur tentang pelanggaran jam operasional saja,” sambung dia.(her/dod)

Comments

News Feed