oleh

Menpar: Pacu Jalur Harus Gencar Promosi

TELUK KUANTAN (HR)- Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya membuka secara resmi iven Nasional festival pacu jalur 2019 yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing) tersebut, di lapangan Limuno, Teluk Kuantan, Rabu (21/8).

Di awal sambutannya, Arief Yahya mewakili Presiden RI menyampaikan permintaan maaf yang sebesarnya kepada masyarakat Riau khususnya Kuansing, karena Presiden Joko Widodo tidak dapat hadir pada acara tersebut karena ada urusan kenegaraan penting lainnya.

Dikatakan Arief, pesona pacu jalur sangat bagus, iven ini tidak hanya sekedar pariwisata, tapi juga mengandung nilai budaya. Di sisi lain, ia menilai acara ini masih kurang dipromosikan, maka itu ke depan semua pihak harus gencar melakukan promosi agar Kuansing lebih dikenal dunia internasional. “Alhamdulillah pesona festival pacu jalur telah menjadi trending topik nasional. Sudah menjadi berita di media sosial dan hampir seluruh media nasional memberitakan tentang pacu jalur. Jadi hari ini langsung saya sampaikan, tahun depan ivent pacu jalur ini masuk dalam kalender pariwisata nasional,” katanya.

Dalam acara yang disaksikan ribuan masyarakat itu, Menteri Arief Yahya dan Gubernur Riau Syamsuar masing-masing dari mereka memberikan bantuan uang sebanyak Rp100 juta untuk tambahan hadiah bagi para pemenang pacu jalur. Begitu pun Wakil Bupati Kuansing, Halim juga andil memberikan bantuan kepada 175 perserta pacu jalur dengan nilai masing masing Rp1 juta.

Gubernur Riau Syamsuar, mengatakan festival pacu jalur sebuah tradisi khas kuansing yang sudah ada sejak seratusan tahun lalu. Pacu jalur sudah menjadi agenda rutin Pemerintah Provinsi Riau setiap tahun, hal itu untuk daya tarik wisatawan nasional maupun manca negara datang ke Riau, khususnya Kuansing. “Festival pacu jalur punya nilai pariwisata dan budaya, jadi harus terus dilestarikan. Kita berharap masuk lagi dalam kalender pariwisata nasional, Kementerian Pariwisata RI. Tentu menjadi kebanggaan serta penghargaan bagi kita masyarakat Riau. Ivent pacu jalur ini akan terus kita promosikan ke dunia internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuansing H Halim menyampaikan apresiasi serta ucapan terimakasih kepada seluruh tamu yang hadir pada acara pembukaan pacu jalur tersebut. Terutama kepada Menteri Pariwisata, Gubernur Riau, Bupati/Walikota se-Riau, Forkopimda berkesempatan hadir menyukseskan acara tersebut.

Dikatakan Halim, pacu jalur Kabupaten Kuansing tidak saja mengandung unsur pariwisata dan olahraga semata. Tetapi juga merupakan produk budaya dan karya seni masyarakat yang mengandung makna tersendiri, meliputi aspek seni ukir, seni tari dan artistik lainnya. Selain dari itu, tambah Wabup, pacu jalur juga mengandung makna filosofi gotong royong, silaturahmi, musyawarah dan mufakat, sportivitas serta rasa persatuan dan kesatuan yang telah diimplimentasikan dalam langkah perbuatan, sifat dan sikap setiap masyarakat di Kuansing ini.

Sebanyak 175 buah jalur yang berasal dari sejumlah kecamatan di Kuansing serta dari daerah lainnya di Riau. Mereka akan bertanding berpacu selama 4 hari ke depan. Sama seperti tahun sebelumnya, perhelatan pacu jalur 2019 digelar di tepian Narosa Sungai Kuantan, Teluk Kuantan. Pada pacu jalur kali ini, selain memperebutkan hadiah uang ratusan juta, peserta juga akan memperebutkan piala bergilir dari Menteri Pariwisata RI.(hen)

Comments

News Feed