oleh

Festival Pacu Jalur Tradisional Kuansing 2019 Usai dan Berlangsung Sukses

TELUK KUANTAN (HR) – Festival pacu jalur tradisional Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) 2019 yang diikuti 175 jalur dari berbagai daerah di Kuansing dan Riau, telah usai dan berlangsung sukses. Jalur kebanggaan masyarakat Sentajo Raya, Pahlawan Kuantan Cahayo Kuansing berhasil menjadi juara I di tepian narosa teluk kuantan.

Pelaksanaan pacu jalur yang memperebutkan piala bergilir Menteri Pariwisata RI dan uang ratusan juta ini digelar selama empat hari, dan berakhir pada hari Minggu (25/08/2019). Dari daftar aduan hari ke empat, Minggu (25/08) pada putaran pertama terdapat 11 jalur yang berpacu unjuk kebolehan.

Pantauan media ini, adapun jalur yang berlaga itu, adalah jalur Bintang Emas Cahaya Intan Dispora Kuansing dari Hulu Kuantan berlaga dengan jalur Buaya Kuning Keramat Dubalang Hitam dari Pemda Inhu. Dari laga tersebut, pertandingan dimenangkan oleh jalur Bintang Emas Cahaya Intan.

Jalur Tuah Keramat Sialang Soko dari Inhu ikut andil.

Pacu berikutnya yaitu, jalur Tuah Keramat Sialang Soko Polsek Pranap berhadapan dengan jalur Tuah Kala Jengking Muda Indragiri Inhu. Aduan tersebut dimenangkan oleh jalur Tuah Kala Jengking Inhu. Selanjutnya jalur kebangaan kuantan tengah Limbago Sati Rantau Kuantan Kopah berpacu dengan jalur Lilitan Uphe Saghok dari Inuman yang dimenangkan oleh jalur Limbago Sati Rantau Kuantan.

Penonton menyaksikan jalur kebanggaan saat bertanding.

Berikutnya jalur kebanggaan masyarakat Sentajo Raya yaitu Pahlawan Kuantan Cahayo Kuansing berlaga dengan jalur Palimo Olang Putie Raja Ponsel dari Hulu Kuantan, dan pada tanding itu dimenangkan oleh jalur Pahlawan Kuantan Cahayo Kuansing.

Puluhan turis manca negara tampak hadir menonton pacu jalur.

Laga selanjutnya jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan Wabup Kuansing dari Cerenti bertanding dengan jalur Linta Jalang PT Udaya Lohjenawi dari Gunung Toar. Pertandingan itu dimenangkan oleh jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan Wabup Kuansing. Sedangkan jalur Panah Ombak Sutan Mudo asal Inhu menang Bayy alias menang tanpa lawan.

Ratusan ribu penonton antusias menyaksikan pacu jalur.

Dari hasil aduan diatas, diputuskan tiga jalur yang berlaga pada final segitiga, yaitu jalur Panah Ombak Sutan Mudo Indra Giri asal Inhu, jalur Pahlawan Kuantan Cahayo asal Sentajo Raya dan Jalur Limbago Sati Rantau Kuantan asal Kopah Kuantan Tengah.

Pada final tersebut jalur Panah Ombak Sutan Mudo Indra Giri berlaga dengan jalur Limbago Sati Rantau Kuantan, dan jalur Limbago Sati Rantau Kuantan yang memenanginya. Sedangkan jalur Pahlawan Kuantan Cahayo Kuansing menang menunggu (bayy). Atas unggulnya jalur Limbago Sati Rantau Kuantan otomatis jalur tersebut berlaga dengan jalur Pahlawan Kuantan Cahayo Kuansing.

Dan laga penentu untuk memperebutkan juara satu, dua dan tiga itu berlangsung dengan lancar. Jalur Pahlawan Kuantan Cahayo Kuansing kebanggaan masyarakat Sentajo Raya itu unggul atas jalur Limbago Sati Rantau Kuantan. Artinya, jalur Pahlawan Kuantan Cahayo Kuansing juara pertama di Ivent Nasional Pacu Jalur Tradisional Kuansing 2019 dan berhak mendapatkan piala bergilir Menteri Pariwisata berikut uang Rp100 juta. Sementara jalur Limbago Sati Rantau Kuantan meraih juara II dan jalur Panah Ombak Sutan Mudo Indra Giri juara III.(hen).

Comments

News Feed