oleh

Pajak Walet Masih Jauh dari Target

PEKANBARU (HR)- Pajak walet di Kota Pekanbaru masih jauh dari target yang ditetapkan. Sejak Januari 2019 hingga pertengahan Agustus realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dihasilkan sektor pajak yang satu ini baru Rp47 juta.

Sementara itu, target yang ditetapkan mencapai Rp5 miliar. Namun Kepala Bapenda Zulhelmi Arifin menyatakan angka Rp47 juta itu jauh meningkat jika dibanding realisasi tahun 2018 lalu yang hanya Rp16 juta. “Kalau dibandingkan tahun lalu, pajak walet tahun ini jauh meningkat. Ini baru per 16 Agustus ya, belum sampai akhir tahun,” kata pria yang akrab disapa Ami itu, Minggu (25/8).

Sekretaris Bapenda Pekanbaru Norpendike Prakarsa menyebut, masih minimnya pendapatan dari pajak walet lantaran tak patuhnya pemilik atau pengelola sarang burung walet dalam membayar kewajibannya. “Sehingga realisasi pajak sarang walet ini masih jauh dari target,” jelasnya.

Norpendike mengatakan, tahun ini tercatat sebanyak 25 pengelola walet yang terdaftar wajib pajak. Sebagian besar dari Wajib pajak walet ini tersebar di wilayah Kecamatan Payung Sekaki dan Rumbai.”Di Payung Sekaki, itu ada belasan WP. Kemudian di Kecamatan Rumbai sekitar delapan,” kata dia.(hrc)

Comments

Berita Terbaru