oleh

Partai Golkar dan PDIP Pimpinan Sementara DPRD Pelalawan

PANGKALAN KERINCI (HR)- Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bakal mengisi posisi sebagai pimpinan sementara DPRD Kabupaten Pelalawan masa jabatan 2019 – 2024 menjelang terbentuknya alat kelengkapan dan pimpinan definitif.

Keputusan ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negri Nomor 155 Tahun 2004 yang menyebutkan, pimpinan sementara DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, berasal dari Parpol yang memiliki anggota terbanyak pertama dan kedua.

Namun untuk DPRD Kabupaten Pelalawan, pada Pemilu 2019 yang lalu, Partai Golkar meraih kursi terbanyak dengan 9 kursi sementara PDIP dan Partai Amanat Nasional (PAN) mendapatkan 5 kursi.

“Terkait adanya dua partai yang memiliki jumlah kursi yang sama, yakni PDIP dan PAN, berdasarkan surat KPU yang kita terima pimpinan sementaranya adalah PDIP berdasarkan penghitungan jumlah suara terbanyak yang diraih partai tersebut di lima daerah pemilihan (Dapil),” ujar Sekretaris DPRD Kabupaten Pelalawan, Tengku Ridwan Mustafa, Senin (26/8).

Dikatakannya, pimpinan sementara DPRD Kabupaten Pelalawan ini nantinya akan bertugas memimpin rapat, pembentukan fraksi – fraksi, pembentukan tata tertib, dan juga pembentukan pimpinan defenitif.

“Pimpinan ini akan langsung bertugas memimpin rapat paripurna pengucapan sumpah janji anggota DPRD besok,” kata Ridwan lagi.

Ketika ditanya soal kedatangan orang nomor satu di Provinsi Riau dalam acara rapat Paripurna pengucapan sumpah janji anggota DPRD Kabupaten Pelalawan masa jabatan 2019 -2024, Ridwan menyebutkan, hingga malam ini pihaknya belum ada menerima kabar akan kehadiran Gubernur Riau tersebut

“Belum ada kabar dari Biro Humas Protokol dan Kerjasama Setda Provinsi Riau terkait kehadiran beliau,” ucapnya mengakhiri.(ton)

Comments

Berita Terbaru