oleh

Pembahasan RAPBD-P 2019 Rohul Rampung

PASIR PANGARAIAN (HR)-Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu sudah menunjukkan komitmennya dalam menuntaskan pembahasan hingga disetujuinya Ranperda RAPBD Perubahan tahun 2019 menjelang akhir masa jabatan (AMJ) Pimpinan dan Anggota DPRD Rohul masa Bakti 2014-2019.

Sebab, sesuai jadwal pada 2 September mendatang, 45 Anggota DPRD Rohul terpilih periode 2019-2024 akan dilantik dan dikukuhkan.

Infrormasi Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri kemarin mengakui, terkait pembahasan Ranperda RAPBD Perubahan tahun 2019 antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Rohul telah tuntas, Rabu (21/8) kemarin.

Lalu pada Jumat (22/8) pukul 10.00 WIB, dilaksanakan Rapat Paripurna Pandangan Akhir Fraksi DPRD terhadap Ranperda RAPBD Perubahan tahun 2019. Pukul 14.00 WIB, pelaksanaan Rapat Paripurna tentang penyampaian Laporan Banggar DPRD terhadap pembahasan Ranperda RAPBD Perubahan tahun 2019 sekaligus pengambilan keputusan persetujuan oleh DPRD Rohul.

“Kini Banggar sedang menyusun laporan. Direncanakan sesuai jadwal Badan Musyawarah DPRD Rohul, Rapat Paripurna pengesahan RAPBD Perubahan 2019,” ujar Kelmi.

Sebutnya lagi, Banggar dan TAPD Rohul telah berupaya maksimal dalam melakukan pembahasan Ranperda RAPBD Perubahan tahun 2019 hingga tuntas menjelang AMJ Pimpinan dan Anggota DPRD Rohul.

“Kita imbau ke anggota DPRD Kabupaten Rohul untuk dapat menghadiri undangan Rapat Paripurna yang telah dijadwalkan. Sehingga DPRD Rohul dalam menuntas pembahasan RAPBD Perubahan 2019 menjelang AMJ sesuai target,” ujarnya.

Ketua TAPD Rohul Abdul Haris menyebutkan, pembahasan RAPBD Perubahan Tahun 2019 antara TAPD bersama Banggar DPRD Rohul berlangsung alot dan lancar.

Kemudian, seiring dengan terjadi kenaikan total APBD Perubahan Rohul tahun 2019 sekitar Rp1,8 triliun, sebelumnya total APBD Murni Rohul Tahun 2019 sebesar Rp1.477.725.679.838.

“Artinya, ada penambahan anggaran sekitar Rp300 miliar kedalam APBD perubahan 2019, yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN tahun 2019,” ucap Kelmi.

Sebab, pada saat pembahasan APBD Murni Rohul tahun 2019 yang disahkan DPRD Rohul November 2018 lalu, besaran DAK belum dicantumkan kedalam APBD Murni 2019, dengan alasan besaran DAK belum diketahui dari Pusat.

Kegiatan DAK tersebut di antaranya Dana Bos, Biaya Operasional Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan beberapa sumber pembiayaan lain-lain yang belum dicantumkan di saat pembahsaan APBD Murni 2019 di tahun 2018 lalu.(hrc/mel)

Comments

Berita Terbaru