oleh

Sempurnakan Naskah Akademis

BENGKALIS (HR)-Pansus Ranperda Penyelenggara Pendidikan membahas penyempurnaan naskah akademis terkait Ranperda Penyelenggara Pendidikan Kabupaten Bengkalis bersama Dinas Pendidikan, Bagian Hukum dan Kementerian Hukum dan HAM Kantor Wilayah Provinsi Riau di Gedung DPRD Bengkalis, Jumat (23/8) kemarin.

Ketua Pansus Ranperda Penyelenggara Pendidikan DPRD Bengkalis Sofyan menyampaikan, pembahasan penyempurnaaan naskah akademis yang sebelumnya sudah dilakukan bersama anggota Pansus dan dinas terkait.

“Finalisasi sudah dilakukan semoga menjadi titik akhir dari penyusunan naskah akademis Ranperda Pendidikan. Kita sudah melakukan kajian-kajian bersama. Ada beberapa pasal draft yang harus kita sempurnakan, dan bisa kita bawa ke paripurna untuk disahkan,” ujar Sofyan, Minggu (25/8).

Lebih lanjut disampaikan Sofyan, pengesahan Ranperda ini diharapkan tidak ada penundaan lagi karena Ranperda Pendidikan merupakan amanah yang sudah diberikan kepada DPRD untuk diselesaikan. Ranperda Pendidikan harus cepat dituntaskan dan segera diserahkan ke Biro Hukum Provinsi Riau. Diharapkan, dengan pengesahannya dapat menjadi payung hukum bagi Pemerintah Daerah.

Sambungnya, sebelumnya Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, rencananya akan memasukkan Muatan Lokal Melayu pada kurikulum dan sudah dicanangkan pada masa Gubri Arsyadjuliandi Rachman dan Wan Thamrin Hasyim. Namun saat itu belum dimasukkan dalam kurikulum sehingga tidak bisa dijalankan.

Kurikulum Muatan Lokal Budaya Melayu Riau 2019 ini diajukan untuk peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79/2014. Adanya peraturan tersebut, maka muatan lokal merupakan bahan kajian atau mata pelajaran tentang potensi dan keunikan lokal untuk membentuk pemahaman peserta didik.(rtc/mel)

Comments

News Feed