oleh

Gubri Pimpin Penggalangan Dana Pembangunan Kios di Tembilahan

PEKANBARU (HR) – Pemerintah Provinsi Riau galang dana untuk bantuan pembangunan kios pedagang Tembilahan yang sebelumnya terbakar pada Kamis (22/8) dini hari lalu. Ratusan dan toko di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Tembilahan Kota, Kecamatan Tembilahan ludes terbakar.

Penggalangan dana yang dilakukan di Balai Serindit Gedung Daerah, Jalan Diponegoro Pekanbaru ini, langsung dipimpin Gubernur Riau H Syamsuar, Senin (26/8).

“Kami tentu berharap, melalui penggalangan dana yang hari ini kita lakukan mudah-mudahan bermanfaat dan segera dapat membantu saudara-saudara kita para pedagang yang ada di Tembilahan yang sedang sedang dalam kesusahan akibat kebakaran terjadi empat hari lalu,” kata Gubri.

Penggalangan dana yang dipandu oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Setdaprov Riau Indra dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Syahrial Abdi ini berhasil mengumpulkan uang untuk sementara sebesar hampir tiga miliar rupiah atau Rp2,95 miliar.

Dari sejumlah dana tersebut disumbangkan oleh Gubernur Riau H Syamsuar atas nama pribadi sebesar Rp50 juta. PT Sarana Pembangunan Rakyat (SPR) Riau Rp100 juta. PT Bank Riaukepri Rp500 juta. Keduanya merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Riau.

Selain itu juga disumbangkan oleh PT RAPP 500 juta, Baznas Rp500 juta. Sementara Pemkab Indragiri Hilir (Inhil) yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Said Syarifuddin menyumbangkan dana Rp1,3 miliar.

Total dana sementara dari penggalangan dana di Gedung Daerah ini sebesar Rp2,95 miliar. Dana ini diharapkan akan bertambah dari perusahaan maupun badan usaha lainnya yang sampai saat ini belum bisa memutuskan nilai bantuan, dengan alasan harus berkoordinasi dengan pimpinan mereka.

Diantara perusahaan melalui perwakilannya yang menyatakan siap membantu namun harus berkoorsinasi dengan pimpinan mereka di perusiahaan seperti PT Pulau Sambu, PT Guntung Idaman Nusa, PT Bumi Reksa Sejati. PT Inhil Sarimas Selatan. Selain itu ada juga PT Riang Lestari, PT Bumi Palma, PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP), PT Chevron.

Tetapi bada juga perusahaan yang telah diundang pada acara penggalangan dana untuk pembangunan kios pedagang di Tembilahan, namun tidak hadir. Seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bukopin, PTPN V, Perusahaan Gas Negara (PGN).

Informasi yang didapat dari lapangan, kobaran api dengan cepat membesar sekira pukul 01.30 WIB dan meludeskan bangunan kios di kawasan pusat belanja kebutuhan harian di Tembilahan ini.

Tiupan angin yang cukup kencang dinihari itu membuat, kobaran api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan, meludeskan bangunan sekitarnya.

Comments

Berita Terbaru