oleh

Wako Sesalkan Aksi Molotov di Pos Jaga Satpol

PEKANBARU (HR)- Walikota Pekanbaru, Firdaus, MT, menyesalkan aksi teror bom molotov di pos penjagaan Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru, Selasa,(27/8) kemarin, sekira pukul 17.35 WIB.

“Saya sayangkan dan prihatin dengan tindakan yang tidak bertanggung jawab seperti itu,” tegasnya, Rabu (28/8).

Kalau teror molotov sebagai bentuk ketidaksukaan oknum dengan razia penegakan Peraturan Daerah (Perda) yang dilakukan Satpol PP di tempat hiburan melanggar, hal itu bisa disampaikan secara langsung kepada dirinya. Bukan malah meneror menggunakan molotov.”Misalkan dalam penegakan (Perda) itu entah ada oknum dari Satpol yang cara berkomunikasinya kurang berkenan, sampaikan ke kami. Jangan seperti itu (meneror), walaupun itu dalam bentuk teror, itu tidak boleh, sangat tidak baik,” sesal dia.

Wako, mengimbau, semua pihak untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Pekanbaru dengan menaati peraturan yang berlaku. “Jadi saya imbau, sudahlah (meneror), jangan terjadi lagi,” tutupnya.

Seperri diketahui,pos penjagaan bagian belakang Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru di kantor walikota Jalan Jenderal Sudirman, dimolotov orang tak dikenal, Selasa (27/8), sekira pukul 17.30 WIB.

Belum diketahui apa motif dari kejadian tersebut. Hingga berita diterbitkan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru bersama pihak kepolisian masih menyelidikinya. Sejumlah personil disiagakan di pintu masuk bagian belakang mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. “Saya lagi sendirian tadi di pos, empat orang lainnya berjaga di sekitar. Tiba-tiba ada pengendara sepeda motor lewat dengan kecepatan tinggi, berhenti, langsung melemparkan semacam bom molotov ke arah kaca pos dan terdengar bunyi ledakan,” kata Amir Pohan, personil Satpol yang sedang berjaga saat kejadian.

Pohan, menjelaskan pelaku sebanyak dua orang menggunakan sepeda motor matic jenis honda beat. Tiba-tiba berhenti di Jalan Cut Nyakdien, tak jauh dari pos penjagaan, kemudian langsung melemparkan jenis bom molotof ke arah kaca. “Ada ledakan juga tadi, kami kejar dia langsung lari,” jelas Pohan.

Kasatpol PP Agus Pramono, belum bersedia mengomentari persoalan. Dia, menyebut, biarkan pihak berwajib menindaklanjuti persoalan itu. “Nanti saja, biarkan pihak berwajib kerja dulu,” singkat dia.(her)

Comments

Berita Terbaru