oleh

Hari Ini 23 Pengusaha Hiburan Dipanggil

PEKANBARU (HR) – Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru melayangkan surat pemanggilan kepada 23 pengusaha hiburan di Pekanbaru, Kamis (29/8).

Mereka diminta datang hari ini, Jumat (30/8) sekira pukul 14.00 WIB untuk mendengarkan penegasan dan penjelasan terkait aturan dan ketentuan yang harus diikuti dalam menjalankan usaha hiburan.

“Besok (hari ini-red) 23 pengusaha hiburan kita panggil. Kita akan tegaskan dan jelaskan masalah peraturan yang harus mereka ikuti. Tak bisa buka usaha seenak-enaknya saja,” tegas Kasatpol Pekanbaru, Agus Pramono, Kamis (29/8).

Salah satu agenda yang akan dibahas dalam pertemuan itu adalah terkait jam operasional yang mereka jalankan saat ini. Melanggar aturan sesuai Peraturan Darah Pekanbaru Nomor 3 Tahun 2002, tentang Hiburan Umum. Sekaligus menanyakan terkait kelengkapan izin yang dimiliki usaha.

“Selama ini, tempat hiburan sepertinya sudah kebiasaan membuka usaha seenaknya saja. Harus tutup jam 22.00WIB, tapi fakta di lapangan ada yang masih buka sampai pukul 2-3 atau bahkan sampai pagi hari. Ini yang mau kita bina. Barangkali mereka kelupaan masalah itu,” jelas Agus Pramono.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya bakal merazia semua tempat hiburan malam di Pekanbaru. Hal itu untuk memastikan kelengkapan perizinan yang harus dimiliki sesuai aturan yang berlaku.

“Semua mau kita tertibkan bukan cuma dua itu saja, Dragon dan New Paragon,” tegas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru.

Menurut Agus, semua pengelola maupun pemilik tempat hiburan harus mengikuti Perda Nomor 3 Tahun 2002, tentang Hiburan Umum. D idalamnya jelas menyebutkan, untuk jam operasional harus tutup pada pukul 22.00 WIB. Tapi tidak demikian yang terjadi di lapangan, bahkan ada THM yang tutup sampai pagi hari.

“Perda belum direvisi, jadi ikuti yang lama saja, tutup pukul 22.00 WIB. Tak ada pengecualian, kalau saat kita razia terbukti langgar aturan kita beri peringatan. Bisa sampai Pol PP Line,” tegas Kasatpol.(her)

Comments

Berita Terbaru