oleh

Petaka Injury Time

PEKANBARU (HR)-Poin satu di depan mata, namun disaat detik detik terkahir menjadi petaka bagi PSPS Riau yang bertandang ke Stadion H Dimurthala, Kota Baru Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Rabu (28/8) malam menghadapi Persiraja Banda Aceh.

Penalti saat injury time menjadi petaka, Askar Bertuah PSPS dan harus menyerah 2-1 ditangan Persiraja pada laga lanjutan Liga 2 Indonesia pekan ke 13.Hasil ini memaksa asuhan Raja Faisal ini gagal mengulang hasil seri

Target curi poin dalam lawatan ke Persiraja gagal di tuntaskan. Karena dirampok keputusan wasit.

Pemain tuan rumah Assanur Rijal membuat isi stadion pecah menit ke-15. Golnya membuat PSPS Riau tertinggal 1-0 sampai turun minum.

Babak kedua, PSPS Riau mencoba bangkit, menit ke 65,.gol pemain pengganti Ifrawadi membuat penonton tuan rumah terdiam. Kedudukan imbang 1-1.

Saat laga sepertinya akan berakhir sama kuat 1-1, wasit menghadiahi tuan rumah tendangan penalti.

Mantan gelandang PSPS, Tegar Pangestu yang menjadi algojo berhasil menjadi eksekutor tendangan penalti, pada menit ke-90+4 hingga skor berakhir dengan 2-1.

Pelatih PSPS Riau Raja Faisal Febrinaldi mengaku kecewa dan menganggap target satu poinnya sudah dirampok akibat keputusan sang pengadil lapangan pada pertandingan malam itu.

“Misi curi poin kita dirampok dengan keputusan wasit yang seperti ini. Jelas itu bukan pelanggaran, tapi hadiah untuk tuan rumah,” kata Raja.

Ketika bola dikuasai lawan, kata Raja, pemainnya mencoba menguasi bola, pemain lawan terjatuh padahal ia tak ada melakukan pelanggaran. Tapi wasit menunjuk titik putih dan memberikan kartu buat pemain PSPS.(rac/eka)

Comments

Berita Terbaru