oleh

Partai Golkar Gelar Rapat Tentukan Nama Ketua DPRD Riau

PEKANBARU (HR)-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Riau menggelar rapat pleno tertutup, Senin (2/9). Kegiatan yang digelar di Hotel Grand Central Pekanbaru itu dalam rangka pemilihan dan penetapan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau periode 2019-2024.

Dalam agenda tersebut, tampak hadir Koordinator Bidang Kepartaian DPP Golkar Ibnu Munzir, Ketua DPD I Golkar Riau, Arsyadjuliandi Rachman, beserta jajaran.

Usai pleno Ibnu Munzir mengatakan, pada prinsipnya DPP Golkar menginginkan sosok pemimpin yang punya tanggung jawab dalam melaksanakan fungsi-fungsi dan kewajibannya sebagai Ketua DPRD, tapi juga sebagai kader partai.

Tak hanya itu, sosok pimpinan tersebut juga harus mampu membesarkan partai sebab Pemilu itu sendiri dari partai.

“Dia harus mampu berkomunikasi dengan baik dengan partai. Dalam aturan Golkar ada wadah perpanjangan komunikasi yang namanya fraksi di dalam sebuah parlemen atau DPRD,” ujar dia.

Seorang pimpinan itu, menurutnya, selain membawa kesejahteraan bagi masyarakat juga dapat menjaga nama baik dan citra partai.

“Mekanisme di Golkar, DPP akan memilih dengan cara melihat dari sisi subjektif apakah si calon memiliki unsur tersebut. Nanti akan ditentukan berdasarkan usulan dari DPD,” terang Ibnu Munzir.

Ia menceritakan situasi pleno tersebut, bahwa peserta pleno menyerahkan nama-nama calon itu ke Ketua DPD I Golkar. Nama-nama itu kemudian akan dikonsultasikan dengan DPP.

“Ya, kita harap agar malam ini, DPD bisa menyerakan nama itu ke DPP agar bisa kita bawa pulang untuk diseleksi di tingkat pusat,” tambahnya.

Disamping itu, Ketua DPD I Golkar Riau Arsyadjuliandi Rachman enggan menyebutkan nama yang akan diusulkan ke DPP nantinya

“Masih dirahasiakan. Nama-namanya baru diserahkan ke DPD I. Apakah ada nama petahana atau tidak, akan diketahui nanti,” singkatnya.(mal/dod)

Comments

News Feed