oleh

Ketua Koperasi di Bengkalis Segera Diadili

BENGKALIS (HR)-Bantuan dana Pemkab Bengkalis yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga pedesaan, berujung pidana bagi Ervan Novriandi, selaku koperasi di Kecamatan Pinggir, Bengkalis.

Ervan yang merupakan Ketua Koperasi Mitra Usaha, Desa Serai Wangi itu, didakwa telah menyelewengkan dana bantuan yang mencapai miliaran rupiah. Dia akan dihadapkan ke pengadilan tipikor untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapan agenda Ervan diadili, pihak pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, telah mengagendakan persidangannya digelar pekan depan.

“Sidang penyelewengan dana UED SP dengan terdakwa Ervan Novriandi, diagendakan pada pekan depan,” ungkap Rosdiana Sitorus SH, selaku Panitera Muda Tipikor PN Pekanbaru, Rabu (4/9) siang.

Nantinya, persidangan Tipikor tersebut dipimpin oleh majelis hakim Saut Maruli Tua Pasaribu, dan agenda pertamanya pembacaan dakwaan perkara,” sambung Rosdiana.

Dikatakan Rosdiana, berdasarkan dakwaan jaksa, Ervan Novriandi didakwa telah menyalahgunakan wewenang dalam pengelolaan atau penyaluran dana usaha ekonomi desa- simpan pinjam (UED-SP) di Desa Serai Wangi Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.

Dimana selama rentang tahun 2012 hingga 2015, koperasi yang dipimpin terdakwa menerima dana bantuan dari Pemkab Bengkalis, untuk peningkatan usaha ekonomi desa.

Penyaluran bantuan secara bertahap itu, dimanfaatkan terdakwa dengan mengajukan pinjaman fiktif dari warga. Seolah olah ada warga desanya yang melakukan peminjaman untuk usaha.

Kredit fiktif yang disalurkan koperasi yang dipimpin terdakwa yang mencapai miliaran rupiah itu. Telah menyebabkan terjadinya kerugian negara sebesar Rp 1.401.006.714.

Atas perbuatannya, Ervan dijerat Pasal 9 Undang Undang no 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi,” terang Rosdiana.(rtc/mel)

Comments

News Feed