oleh

PKL Kembali Tempati Terminal Teratai

PEKANBARU (HR)- Penertiban yang dilakukan tim yustisi Pemerintah Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu di sekitar Jalan Teratai, tak membuat efek jera bagi Pedagang Kaki Lima. Bukan hanya menggelar dagangan di pinggir-pinggir jalan, mereka bahkan kembali menempati lokasi terminal angkutan, terkhusus yang menjual pakaian bekas.

Padahal saat penertiban berlangsung, waktu itu lapak-lapak yang didirikan di sekitar terminal sudah dibongkar personel Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru. Meski mendapat perlawanan, namun tak membuat puluhan personel Satpol gentar dengan tetap merobohkannya.

Namun saat Haluan Riau memantau langsung kondisi terminal, Senin (9/9), sejumlah PKL kembali berjualan. Mulai dari depan Jalan Teratai, sampai ke belakang arah Jalan Ahmad Yani. Mereka beralasan, terminal hanya beroperasi pada pagi hari saja.

“Terminal kan cuma beroperasi pada pagi hari saja. Jadi, apa salahnya kami jualan di sini. Kalau dilarang kami mau jualan dimana, mau jualan ke dalam (PMJ), juga tak bisa. Apa pemerintah mau melarang kami cari makan,” cetus Uniang, PKL pakian bekas ditimpali warga lain, saat diminta komentarnya terkait persoalan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso, dikonfirmasi membenarkan persoalan kembali menjamurnya PKL di lokasi terminal angkutan tersebut. “Ya ini tugas tim bersama. Kami tetap melaksanakan tujuan yang sudah disepakati bersama, menjadikan terminal itu beroperasi optimal. Tentunya harus didukung juga oleh warga yg ada,” katanya.

Yuliarso, mengimbau kepada warga khususnya PKL untuk saling menghormati semua aturan yang berlaku di Kota Pekanbaru. “Pekanbaru milik kita bersama dan harus kita dukung serta dijaga bersama sama,” singkat dia.

Ketua Tim Yustisi Pemko Pekanbaru, Azwan, sebelumnya menegaskan, tak dibenarkan lagi PKL berjualan di lokasi terminal. Sebab terminal akan difungsikan optimal oleh pihak Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru. “Bukan hanya PKL, parkir juga akan ditertibkan di lokasi terminal. Dishub akan menata kembali, kalau memang diperlukan di lokasi aka dipasang rambu-rambu. Sudah terlalu lama sekali kita membiarkan PKL ini berjualan tidak pada tempatnya,” tegas Azwan yang juga menjabat sebagai Asisten I, Setdako Pekanbaru.(her)

Comments

Berita Terbaru