oleh

Setiap Desa di Singingi Hilir Harus Punya Produk Unggulan

TELUK KUANTAN (HR)-Salah satu program pemerintah dalam melakukan pembangunan desa adalah mendorong setiap desa agar mempunyai produk unggulan. Selain bertujuan agar desa mempunyai kekhasan dan ciri tersendiri, desa bisa memberi manfaat melalui pemberdayaan masyarakat.

Beruntungnya program produk unggulan desa berbasis lokal tersebut sudah dijalankan di Kabupaten Kuansing, persisnya di Kecamatan Singingi Hilir. Beberapa desa di Kecamatan tersebut sudah mempunyai produk unggulan desa, baik melalui swadaya, BUMDes dan Home Industri.

Saat bincang-bincang dikantornya pekan lalu dengan wartawan, Camat Singingi Hilir Risman Ali mengatakan, pihaknya mendorong satu inovasi dan produk nyata di setiap desa. Produk tersebut harus memiliki nilai ekonomi. Sehingga bisa menjadi produk unggulan dan membuat desa jadi mandiri.

Disebutkannya, sejumlah desa di wilayahnya sudah memiliki produk unggulan berbasis lokal. Dia mencontohkan beberapa produk unggulan desa seperti desa Suka Damai yang terkenal dengan desa Jamu. Kemudian desa Simpang Raya terkenal sebagai desa ternak. Dan desa Petai terkenal juga dengan pariwisata serta kebun jeruknya.

“Ada juga desa Sungai Buluh dengan perkebunan serai wangi, Begitupun desa Koto Baru akan kita kembangkan sektor pariwisata dan budaya kearifan lokalnya. Kedepan desa lain segera menyusul dan yang belum punya produk unggulan tentu harus menciptakan komoditi apa yang akan dijadikan produk unggulannya,” ujar Camat.

Diakui Camat, diwilayah Singingi Hilir banyak potensi sumberdaya alam yang bisa digali, maka itu pihaknya akan terus mendorong agar pemerintah desa lebih kreatif lagi sehingga setiap potensi yang ada bisa dikembangkan kearah lebih baik lagi.

“Desa harus berinovasi, bahkan desa harus punya produk unggulan. Satu desa satu produk, karenanya setiap kepala desa harus bisa membaca situasi apalagi di desanya memiliki potensi sumberdaya alam yang bisa digali. Maka kepala desa harus tanggap untuk memanfaatkan kesempatan itu,” ucapnya.

“Kenapa ini kita lakukan, sebenarnya di singingi hilir sangat banyak potensi yang bisa dikembangkan. Contohnya KUD kita tingkat nasional, BUMDes kita juga tingkat nasional. Jadi melalui potensi BUMDes pun bisa menciptakan produk-produk unggulan desa. Karena hampir seluruh desa diwilayah kita sudah memiliki BUMDes.” jelasnya.(hen)

Comments

News Feed