oleh

Komdis PSSI Denda Persib dan Persija

PEKANBARU (HR)-Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah menggelar sidang terkait pelanggaran yang terjadi di kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2019. Dalam sidang yang digelar pada 4-5 September lalu, 13 putusan telah dikeluarkan Komdis.

Dua di antaranya untuk Persib Bandung dan Persija Jakarta. Keduanya disanksi Komdis karena ulah suporter.

Dalam putusan tersebut, Persib harus membayar denda sebesar Rp300 juta. Sanksi itu diberikan lantaran suporternya yaitu Bobotoh terbukti menyalakan suar ketika menjamu PSS Sleman pada pekan ke-17 Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar, 30 Agustus lalu.

Sementara untuk Persija, denda yang harus dibayar adalah Rp75 juta. Itu setelah, pendukung mereka yakni The Jakmania terbukti melalukan pelemparan botol dan menyalakan suar kala bersua Perseru Badak Lampung, 1 September lalu.

Baru mau banding atas denda Rp 75 juta karena pelemparan botol, Persija Jakarta sudah terancam denda baru karena kembang api dalam stadion.

Persija Jakarta kembali mendapat sanksi denda dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI atas hasil rapatnya yang dirilis pada Kamis (18/7/2019) lalu.

Pasalnya, pada laga leg pertama final Piala Indonesia kontra PSM, Minggu (21/7/2019) kemarin suporter Persija menyalakan kembang api atau flare setelah pertandingan usai.

CEO Persija Ferry Paulus menyayangkan insiden kembang api itu mencoreng kemenangan 1-0 Persija atas PSM pada laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat itu.

“Saya sangat menyayangkan hal itu terjadi, sudah menang sudah bagus ada-ada saja flare dan lain-lain,” kata pengusaha asal Manado itu.

Lebih lanjut eks anggota Exco PSSI itu berharap suporter Persija, the Jakmania bisa semakin dewasa dan menahan diri dari euforia sehingga denda yang dibebankan ke Persija tidak diperpanjang.(bola.net/eka)

Comments

Berita Terbaru