oleh

Pengakuan Keluarga Pemilik Rumah yang Hancur Ditabrak Mobil

PEKANBARU (HR) – Manusia adalah makhluk tuhan yang kental dengan pemikiran dan hati nurani. Tidak semua permasalahan diselesaikan melalui jalur hukum tapi adakalanya sesutau juga dituntaskan dengan menggunakan hati nurani.

Kebijaksanaan manusia tentunya sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan persoalan siapa hebat, siapa kuat atau kalah menang.

Seperti apa yang terjadi baru-baru ini menimpa warga Pekanbaru bernama, Dewi.

Rumahnya yang beralamat di Jalan Garuda Sakti, Kilometer 1, Tampan, Pekanbaru hancur ditambarak sebuah mobil, Jumat 13 September 2019.
Akibat kecelakaan itu, dinding rumah jebol bahkan jendela rumah ikut copot. Insiden itu hanya mengakibatkan kerugian materil sedangka ia bersama keluarga lainnya selamat.

“Tadi lagi baring aja sama anak di kamar belakang, mendengar suara itu langsung keluar. Saya melihat mobil sudah berada di ruang tamu,” ujar Dewi memeluk anaknya.

Anas yang mengaku sebagai saudara korban menjelaskan bahwa peristiwa itu baru diketahui setelah mendapat kabar dari saudaranya yang lain.

“Mungkin karena tak terkendalikan sopir langsung nabrak dinding rumah kakak saya,” sambung Anas.

“Mobil yang bernomor polisi BA 1683 LX tersebut dikendarai oleh seorang laki-laki yang baru pulang dari Sumatera Barat (Sumbar),” kata Anas.

Kecelakaan Tidak Disengaja

Terkait musibah yang terjadi, Anas selaku perwakilan dari keluarga korban tidak ingin memperpanjang permasalahan ini, apalagi sampai ke pihak kepolisian.

Dia hanya berharap ganti rugi agar bangunan yang rusak bisa diperbaiki kembali.

“Kecelakaan ini kan tidak disengaja, dan kita pun tidak akan pernah tahu apa yang terjadi pada diri kita.

Harapannya persoalan ini bisa diselesaikan dengan perundingan kekeluargaan,” tegas Anas.

Sementara ini, dinding rumah yang ambruk ditutupi dengan peralatan seadanya. (mal/dod/bamz)

Comments

Berita Terbaru