oleh

Dongkrak Perekonomian Masyarakat, Pemdes Pulau Lawas Bangun Objek Wisata Batang Mobau Island

BANGKINANG (HR)-Pemerintah Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang, Kampar, membangun Objek Wisata Batang Mobau Island. Pembangunan itu menggunakan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2019.

“Pembangunan Objek Wisata Batang Mobau Island ini guna meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Kepala Desa Pulau Lawas Andri Nuras, Minggu (15/9).

Objek Wisata Batang Mobau Island ini terletak Dusun Kampung Godang, Desa Pulau Lawas, atau menghabiskan waktu lebih kurang 10 menit dari Kota Bangkinang.

Dikatakan Andri, pihaknya sengaja mengalokasikan DD untuk membangun objek wisata untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Menurut dia, jika hanya fokus pada pembangunan semenisasi dan drainase, itu hanya kepentingan sesaat.

“Dalam konteks di Dusun Kampung Godang ini, semenisasi dan drainase sudah cukup memadai. Makanya kami fokuskan pada pembangunan objek wisata, karena saat ini kami fokus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” beber Andri.

Dengan dibukanya objek wisata ini, lanjutnya, masyarakat bisa berjualan, dan melakukan pekerjaan lainnya. Diharapkan, hal tersebut mampu mengurangi angka kemiskinan di Desa Pulau Lawas.

Dalam kesempatan itu, dua memaparkan ide pembuatan Objek Wisata Mobau Island ini. Dijelaskannya, ide tersebut ketika mereka dituntut untuk membuat produk unggulan desa.

“Produk unggulan desa sebelumnya adalah tanaman ubi. Karena ubi sudah mulai banyak, kami cobalah inovasi baru, yaitu membuka objek wisata. Alhamdulillah, masyarakat sangat mendukung,” terang Andri.

“Berkat dukangan masyarakat, akhirnya kami berembuk dan bermusyawarah sebelum tempat wisata ini dibuka,” sambungnya.

Lalu, kata dia, pemerintah desa membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang berada di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BumDes).

“Jadi di sana nantinya ada usaha yang dikelola oleh BumDes untuk kepentingan bersama, dan menikmati hasilnyapun bersama,” lanjut Andri.

Untuk mendukung sarana yang ada di sekitar objek wisata, Pemdes Pulau Lawas membutuhkan bantuan dari lintas sektoral, seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kampar.

“Karena wisata ini di pinggir sungai, tentu kita butuh turap. Kalau dari Dinas Pariwisata, kita butuh wahana permainan atau warung kontainer untuk pelayanan sesuai dengan Sapta Pesona, tujuh pesona untuk wisata,” tutur dia.

Dia berharap kepada pemerintah, baik pemerintah kabupaten, provinsi atau kementerian, untuk membantu upaya yang dilakukan tersebut. Karena, sebutnya, hal ini merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita juga mengimbau masyarakat, supaya memberikan pelayanan dan keamanan kepada pengunjung yang datang,” pungkas Kades Pulau Lawas itu berharap.

Pantauan di lapangan, berbagai macam wahana permainan sudah berdiri untuk memanjakan pengunjung. Seperti jetski, speed boat, spot selfie, dan lain sebagainya. Pengunjung juga sudah mulai memadati tempat wisata tersebut.(mri/dod)

Comments

Berita Terbaru