oleh

Penyeludupan Baby Lobster di Riau, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

PEKANBARU (HR) – Kasubdit Gakkum Dit Polairud Polda Riau AKBP DR. Wawan, MH menegaskan pihaknya telah menetapkan 2 tersangka terkait pengungkapan penyeludupan 95.340 ekor baby lobster di Indragiri Hulu, 17 Agustus 2019 lalu.

Sampai saat ini penyelidikan dan penyidikan perkara masih terus dilakukan.

“Untuk proses penyidikan, kita telah menetapkan 2 tersangka masing-masing berinisial SH dan DO. Sedangkan proses penyelidikan masih akan terus dilakukan,” kata Wawan ketika dikonfirmasi HALUANRIAU.CO, Senin 16 September 2019 di Pekanbaru.

Wawan menegaskan, kuat dugaan bahwa kasus penyeludupan lobster ini banyak melibatkan tersangka. Hanya saja masing-masing tersangka tidak saling mengenal satu sama lain.

Untuk tersangka SH memiliki peran untuk mengawasi proses pengiriman dari Jambi menuju Tembilahan, Indragiri Hilir. Kemudian DO adalah pengemudi mobil yang membawa baby lobster dengan imbalan upah Rp1 juta untuk sekali pengiriman.

“Mereka ini jaringan dengan menggunakan modus yang rapih. Butuh waktu untuk mengungkap kasus penyeludupan binatang laut yang dilindungi tersebut,” sambung Wawan.

Selain barang bukti lobster, kepolisian juga menyita barang bukti lain berupa, dua unit mobil minibus BM 1585 FH dan D 1632 OA warna hitam. (red/bamz)

Comments

Berita Terbaru