oleh

Libur Kembali Diperpanjang

PEKANBARU (HR)- Pemerintah Kota Pekanbaru kembali mengeluarkan kebijakan memperpanjang libur sekolah mulai hari ini Rabu, sampai esok Kamis (18-19/9). Libur diberlakukan untuk siswa tingkat PAUD, TK, SD dan SMP negeri dan swasta.

“Menyikapi kondisi cuaca terkini, udara masih masuk kategori tidak sehat, sehingga tim memutuskan untuk meliburkan sekolah Rabu-Kamis,” kata Sekretaris Daerah, HM.Noer, Selasa (17/9).

Namun demikian, M Noer, mengatakan jika kondisi cuaca berubah normal, Kamis (19/9), siswa bisa kembali bersekolah. “Kita juga memberikan catatan melalui Dinas Pendidikan, meminta seluruh kepala sekolah untuk bisa memanfaatkan IT, memberikan tugas kepada siswa,” imbuhnya.

M Noer, mengakui banyak juga para orangtua yang mengkhawatirkan terkait kebijakan meliburkan siswa sekolah. Mereka beralasan di sekolah anak-anak bisa lebih terkontrol. Namun M Noer, mengimbau kepada orangtua agar lebih mengusahakan untuk mengawasi anak-anaknya. “Awasi anak-anak agar jangan bermain di luar ruang terbuka. Kalaupun memang perlu, pakai masker,” pesan M Noer.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengatakan sudah menerbitkan Surat Edaran perihal strategi Proses Belajar Mengajar berdampak asap. “Memperhatikan kondisi asap saat ini belum menunjukkan perkembangan yang diharapkan, maka Disdik Pekanbaru mengimbau kepada semua sekolah melakukan beberapa strategi dengan mempertimbangkan ketertinggalan materi pelajaran,” kata Abdul Jamal.

Adapun strategi yang harus dilakukan pihak sekolah, di antaranya, kepala sekolah dan guru menyepakati Strategi pembelajaran yang tepat guna. Untuk mengejar ketertinggalan, dengan menyesuaikan kondisi sekolah masing-masing.

Kepala sekolah dan guru menganalisis KI/KD/ Indikator yang belum diajarkan selama Libur berlangsung. Sekolah menyediakan pendalaman materi pembelajaran yang esensial dalam bentuk MODUL. Bagi sekolah yang memiliki E Learning dapat menggunakan Google Class room, Web Sekolah, WA kelas atau apapun itu yang menunjang proses belajar mengajar secara on line. Dan penugasannya dalam bentuk Lembar Kerja (LK) yang diberikan penilaian per mata pelajaran.

Kemudian, bentuk tugas yang diberikan boleh dalam bentuk proyek dan produk, sehingga nilai yang diperoleh peserta didik dijadikan fortofolio sebagai dasar penilaian untuk tengah semester. Pendidik dan tenaga kependidikan tetap hadir seperti biasa, sesuai jam kerja yang berlaku. Terakhir, kalender pendidikan akan direvisi dan disesuaikan dengan kondisi saat ini.

Comments

Berita Terbaru