oleh

Marlis Syarif dan Forkopimcam Tembilahan Hulu Bagi Masker

INDRAGIRI HILIR (HR) – Sama halnya dengan kebanyakan daerah di Provinsi Riau, kabut asap juga dirasakan terus bertambah tebal di Kecamatan Tembilahan Hulu, Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Hal itu tidak terlepas dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir.

Sebagai upaya pencegahan timbulnya penyakit akibat kabut asap, khususnya ISPA, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkab Inhil Marlis Syarif bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tembilahan Hulu, turun ke jalan guna memberikan masker untuk masyarakat.

Aksi sosial tersebut dipusatkan di Jalan Lintas Provinsi di depan Mapolsek Polsek Tembilahan Hulu, Selasa 17 September 2019. Kegiatan ini juga melibatkan Puskesmas Tembilahan Hulu dan Masyarakat Peduli Inhil (MPI).

Dalam kesempatan itu, Marlis Syarif menuturkan bahwa aksi bagi-bagi masker ini bertujuan untuk membantu meringankan dampak dari asap Kalrahut yang mulai mengganggu kesehatan, khususnya pernafasan bagi masyarakat saat ini. “Terutama untuk mengurangi dampak kabut asap ini seperti sesak napas atau pun yang lain-lain,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Camat Tembilahan Hulu, M Nazar menuturkan ada empat ribu masker yang dibagi-bagikan dalam kegiatan kali ini. Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau masyarakat bersama-sama mengantisipasi dampak kabut asap, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di luar rumah maupun di sekolah.

“Kita juga telah siap posko pengaduan akibat dampak Karhutla ini secara geratis untuk masyarakat,” lontarnya.

Sementara itu, Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP Rhino Handoyo menuturkan selain membagi-bagikan masker pihaknya juga terus berusaha memadamkan titik api dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membakar lahan secara sembarangan. Karena selain melanggar aturan, aksi tak terpuji itu juga bisa mengakibatkan meningkatnya polusi udara.

“Selain itu, kita bersama forum komunikasi kecamatan juga telah mendirikan posko pengaduan untuk masyarakat yang terkena dampak Karhutla secara geratis diharapkan dalam hal ini dapat meringankan beban masyarakat,” tambahnya.(r24/nie)

Comments

Berita Terbaru