oleh

Masih Membakar, Polres Tetapkan IS Tersangka

RENGAT (HR)-Asap yang sudah mengganggu wilayah Riau, ternyata tak membuat masyarakat sadar akan bahayanya melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Ini terbukti, dengan kembali tertangkapnya satu orang pelaku pembakar lahan di wilayah Kelurahan Sekip Hilir.

Tidak tahu apa yang ada dalam pikiran IS (32) warga jalan lintas Rengat-Pematangreba, meskipun dirinya juga
merasakan panas dan menghirup asap setiap harinya, tetapi tetap saja tegas ikut menambah penderitaan masyarakat dengan melakukan pembakaran lahan.

Kejadian bermula ditemukan pelaku pada saat melaksanakan patroli dari tim gabungan karhutla yang terdiri dari
Babinsa, bhabinkamtibmas dan KPBD Kabupaten Inhu menemukan pelaku IS saat berada di lokasi kebakaran di Kelurahan Sekip Hilir Kecamatan Rengat Kabupaten Inhu, dengan luas kurang lebih 2 Ha yang sudah terbakar.

Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Dasmin Ginting SIK menyatakan penyidik telah memeriksa dari 4 orang saksi yaitu 2 orang saksi dari KPBD Kabupaten Inhu dan 2 orang dari masyarakat sipil beserta barang bukti berupa 1 buah korek api mancis warna Ungu berikut 2 Keping kayu arang bekas terbakar.

“Berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik Polres Inhu yang di pimpin langsung Kasat Reskrim
Polres Inhu Akp Febriandy SH,SIK, IS akhirnya ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana Karhutla.

Pelaku IS tersebut dikenakan pasal 108 Jo pasal 69 ayat (1) UU RI No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan
Pengelolaan berikut Pasal 187 KUHP, dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat maupun perusahaan yang memiliki lahan supaya menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Karena itu, dapat membahayakan diri sendiri dan lingkungan dapat tercemar oleh kabut asap yang kita sama – sama rasakan saat ini. Mari kita bekerja sama berperan aktif dari pemerintah dan masyarakat untuk menanggulangi
kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah kita khususnya Kabupaten Inhu,” ucapnya.(eka)

Comments

Berita Terbaru