oleh

Imam Nahrowi Mengundurkan Diri dari Kemenpora

JAKARTA (HR)-Ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga terlibata dalam korupsi aliran dana hibah KONI Pusat, Kemenpora RI, Imam Nahrawi memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Imam sudah mengajukan pengunduran diri sebagai Menpora kepada Jokowi pada Kamis (19/9). Hingga kini pihak Istana belum mengumumkan pengganti Imam sebagai Menpora.

Pengunduran diri itu kalau menurut politisi PKB itu dilakukannya, karena ingin fokus menghadapi kasus yang dihadapinya menjadi alasan pengunduran diri sebagai Menpora.

Sesmenpora Gatot S Dewo Broto, memastikan pengunduran diri Imam sebagai Menpora tidak akan mengganggu persiapan atlet menuju SEA Games 2019. Begitu juga soal anggaran SEA Games yang sesuai peraturan kini langsung diserahkan ke masing-masing cabang olahraga. Gatot juga memastikan kecukupan ketersediaan anggaran yang dipegang Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

“Bagusnya Pak Menteri [Imam] selama ini sudah meletakkan fondasi kemandirian. Jadi kalau Pak Menteri sedang dinas luar kota, luar negeri, sistem itu sudah jalan. Jadi tidak terpengaruh,” ujar Gatot.

Sementara itu Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Faisa Abdullah menyayangkan pengunduran diri Imam sebagai Menpora. Faisal beranggapan publik seharusnya bisa menghargai azas praduga tak bersalah terkait status Imam yang ditetapkan sebagai tersangka suap pemberian dana hibah KONI oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya kira belum tentu juga beliau [Imam] bersalah. Saya merasa beliau tidak semestinya mengundurkan diri karena masih dalam proses yang belum sampai pada persidangan. Karena seharusnya dengan azas praduga tak bersalah itu status orang belum boleh berganti. Kecuali sudah terpidana baru bisa mengundurkan diri,” ucap Faisal.

“Jelas kami terpukul dengan pernyataan dan status beliau. Menurut kami tentunya hal seperti itu rasanya jauh dari perilaku beliau. Pribadi beliau sangat baik. Semoga apa yang dituduhkan kepada beliau tidak terbukti,” ucap Faisal.(cnn/eka)

Comments

Berita Terbaru