oleh

Jalinan Silaturahmi untuk Ciptakan Persatuan Bangsa

BANGKINANG KOTA (HR) Dalam menjalankan kehidupan sehari hari dan menjunjung tinggi norma pancasila dan agama, ajaran ketuhanan yang mendasar adalah bersikap toleransi tehadap sesama umat beragama. Demikian di sampaikan Asisten Pemerintahan Setda Kampar Ahmad Yuzar di depan lebih kurang 50 peserta dalam acara Kegiatan Peningkatan Toleransi dan Kerukunan dalam hidup beragama yang di gelar oleh Kesbangpol, di Aula Stanum Bangkinang Kota, Kamis (19/9).

“Peran tokoh agama sangat penting dalam meningkatkan toleransi dan kerukunan dalam hidup beragama. Oleh karena itu jangan malu untuk memulai dan jangan ada perbedaan antara kita sesama manusia, baik itu suku, ras maupun agama,”ujarnya.

Berbicara tentang toleransi ajaran itu telah terwujud dalam agama manapun, untuk itu ia mengajak sebagai warga Negara Indonesia untuk dapat menghargai sesama dan saling bertoleransi. Untuk mendorong nilai toleransi dan nilai nilai pancasila, pemerintah akan terus berusaha intensif dan siap berdiskusi kepada pihak pihak yang terkait.

Sementara itu Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik( Kesbangpol ), Ardi Mardiansyah menuturkan jangan sampai ada perpecahan antar sesama bangsa Indonesia. Keragaman itu sudah fitrah dan tidak bisa di pertentangkan, oleh sebab itu, ia menghimbau seluruh masyarakat agar selalu menerapkan yang namanya toleransi dimanapun berada dan kepada siapapun.

“Kerukunan antar umat beragama dapat terwujud dan senantiasa terpelihara apabila masing masing umat beragama dapat mematuhi aturan aturan yang diajarkan oleh agamanya masing masing serta mematuhi peraturan perundang undangan yang berlaku, “pungkasnya. (kgi/nie)

Comments

Berita Terbaru