oleh

Mapolda Kembali Jadi Sasaran Unjuk Rasa

PEKANBARU (HR)-Badan Eksekutif Mahasiswanya (BEM) Universitas Muhammadiyah Riau bersama Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Riau, melakukan aksi unjuk rasa di depan Markas Besar Polisi Daerah (Mapolda) Riau, Jum’at (20/9/21/2019).

Sebelum berorasi, massa aksi yang berkisar 500 orang ini melakukan salat ashar berjamaah di jalan raya tepat di depan gerbang pintu masuk Polda Riau.

Masih menyuarakan terkait penuntasan kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang sedang dialami Riau. Dalam orasinya, massa mendesak untuk segera mencopot Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau yang dianggap tidak sanggup menangkap serta menindak oknum yang membakar lahan.

“Copot Kapolda, mereka hanya bisa menangkap saja, lalu dibiarkan begitu saja tanpa adanya tindak lanjut. Mirisnya, rakyat kecil yang hanya membakar lahan untuk bertani yang ditangkap, sementara korporasi yang membukanya lahan dengan membakar mereka biarkan,” Teriak Wahyu Ramadan, selaku orator.

Lalu massa aksi memindahkan titik aksi ke Kantor Gubernur Riau, untuk menyampaikan aspirasi yang menuntut Gubernur Riau untuk segera menuntaskan karhutla karena sudah memakan korban jiwa.

Disamping itu, pihak keamanan berseragam lengkap serta di siagakan nya kenderaan water cannon untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan.

Selain itu, kantor Gubernur Riau saat ini juga di demo oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau dengan tuntutan yang sama terkait karhutla.

Saat ini, situasi lalu lintas di tugu zapin macet total, hingga pihak lalu lintas melakukan rekayasa lalu lintas. (Mal)

Comments

Berita Terbaru