oleh

Perkara Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

TELUK KUANTAN (HR)-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi menerima penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari Penyidik Polres Kuantan Singingi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengeloaan keuangan Desa pada APBDes Desa Sako Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Anggaran 2016.

Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, Hari Wibowo melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Muhamad Gempa Awaljon Putra mengatakan bahwa pada Kamis tanggal 19 September 2019 Jaksa Penuntut Umum Kejari Kuansing menerima penyerahan tersangka dengan inisial An yang merupakan Kepala Desa Sako.

Perbuatan tersangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Terhadap tersangka akan dilakukan penahanan Rutan selama 20 hari bertempat di Rutan Kelas I Pekanbaru, dan dalam waktu dekat perkara tersebut akan segera kami limpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru,” ujar Kasi Pidsus.

Pada kasus tersebut, tambahnya, ditemukan adanya realisasi pengeluaran yang tidak sesuai dengan Laporan pertanggungjawaban terhadap 3 paket kegiatan yang terdapat dalam program pembangunan, pemanfaatan dan pemeliharan jalan pada APBDes Desa Sako Tahun Anggaran 2016.

“Bahwa berdasarkan Penghitungan Kerugian Keuangan Negara yg dilakukan oleh BPKP Perwakilan Provinsi Riau, perbuatan tersangka telah menimbulkan Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp 576.652.000,- (lima ratus tujuh puluh enam juta enam ratus lima puluh dua ribu rupiah).” ungkapnya.

Comments

Berita Terbaru