oleh

Gratis dan Lengkap Klinik Pratama UMRI Buka Posko Evakuasi Tanggap Darurat Asap

PEKANBARU (HR) – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kabut asap yang saat ini sangat mengkhawatirkan, khususnya bagi kesehatan, Klinik Pratama Universitas Muhammadiyah Riau membuka posko evakuasi tanggap darurat asap bagi seluruh masyarakat yang terpapar asap.

Hal ini disampaikan oleh Rektor UMRI, H Mubarak M.Si didampingi ketua Lazismu Pekanbaru, Mapala Umri, IMM, BEM, Kepala Klinik Pratama, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dari pusat dan Riau serta Kaomi Riau, Jumat (20/9) di Klinik Pratama UMRI.

Dikatakannya, posko ini bentuk kepedulian bagi masyarakat yang terkena dampak asap, apalagi kondisi asap saat ini sudah menunjukkan pada level berbahaya. Oleh sebab itu, bagi masyarakat yang membutuhkan layanan medis bisa langsung datang ke posko tanggap darurat asap ini.

“Jadi bagi korban asap yang datang ke posko ini, maka kita akan memberikan layanan secara gratis, baik tempat tidur, peralatan seeprti oksigen, obat-obatan dan konsumsi kita siapkan dan semua itu tidak dipungut biaya,”ujar Mubarak.

Selain itu juga, klinik ini juga menyediakan 3 ambulance yang siap mengantar dan menjemput ke lokasi korban. Juga klinik ini sengaja dirancang seperti rumah sendiri, bukan rumah sakit. Sehingga pasien bisa merasa nyaman selama berada di Posko.
Jadi jika ada korban silahkan hubungi nomor pelayanan ke 0853 -7418-5733,” paparnya.

Dijelaskannya pula, Posko evakuasi tanggap darurat asap terdapat di tiga tempat yaitu di Klinik Pratama Umri, Jalan Tuanku Tambusai,  rumah singgah Pasien Jl. Wonosari, dan di rumah singgah umum di Jalan Suka Terus Sail.

Jumlah tampung pasien tidak  terbatas. Jika perawatan dikategorikan berbahaya maka tim medis akan merujuk kerumah sakit yang ditunjuk.

“Namun, untuk perawatan pasien kategori ringan bisa ditangani di klinik atau rumah singgah group Umri,” jelas Mubarak.

Dalam pelaksanaan program Posko evakuasi darurat asap ini melibatkan seluruh elemen ditubuh organisasi Kemuhammadiyahan. Mulai dari pemuda, kader, seluruh mahasiswa dari seluruh jurusan.

Untuk penanganan medis, akan dilakukan oleh dokter klinik dan mahasiswa perawatan Umri. Sehingga penanganan tanggap darurat ini bisa ditangani dengan segera. Baik kepada bayi, anak anak, Lansia maupun penderita sesak nafas.

Sementara perwakilan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dari pusat, dr Arshad mengatakan, bahwa kedatangannya ke Riau yaitu untuk melakukan pendampingan tim MDMC Riau.

Jenis programnya bidang kesehatan dan penyuluhan. MDMC akan memberikan pertolongan kesehatan kepada korban asap dan juga akan memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Agar bisa mengantisipasi serta  mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

“Posko evakuasi korban asap di Klinik Pratama Umri termasuk tim dari MDMC. Untuk itu kita akan menjalankan program sosial ini dengan sebaik mungkin, agar bisa membantu pemulihan kesehatan masyarakatbakibat asap,”pungkasnya.(nie)

Comments

Berita Terbaru