oleh

Penyidik Polda Riau Limpahkan Berkas Kasus Tambang Ilegal

PEKANBARU (HR) – Penyidik Penegakkan Hukum Ditpolair Polda Riau melimpahkan berkas kasus tambang pasir ilegal di perairan Pulau Rupat, Bengkalis ke Kejari Bengkalis. Penyerahan tahap dua yang dilakukan kali ini disertai dengan penyerahan tersangka sekaligus barang bukti.

“Berkas kasus ini selesai dan telah dilakukan penyerahan berkas tahap dua, disertai barang bukti dan tersangka,” kata Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Riau, Ajun Komisaris Besar Polisi, Wawan di konfirmasi Haluanriau.com, Minggu 6 Oktober 2019.

Wawan menjelaskan penyerahan dilakukan oleh tim penyidik kepolisian pada Jumat 4 Oktober 2019.

Sebagaimana diketahi dalam kasus ini kepolisian menetapkan lima tersangka diantaranya, AR, AM, ZS, CG dan BS. Para tersangka memiliki fungsi dan peran yang berbeda dibawah naungan perusahaan PT. Rupat Makmur Jaya (RMJ).

Perusahaan ini diduga telah melakukan akvitas penambangan pasir ilegal di wilayah Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau secara ilegal.

Mereka merelanggar sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 158 Jo Pasal 37 Jo Pasal 40 (3) Pasal 48 UU RI No.4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara Pasal 55 jo 56 KUHP. (red)

Comments

Berita Terbaru