oleh

Enam Titik Panas Terpantau di Inhu

RENGAT (HR)-Sebanyak enam Hot Spot (titik panas) terpantau Badan Meteorologi Bandara Japura Rengat. Pantauan ini didapat dari satelit NOAA20 dan Terra. Kemunculan 6 titik panas dan berpotensi menjadi titik api yang menjadi indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Badan Meteorologi Bandara Japura Inhu Yohanes Draja, mengatakan, jumlah titik panas di Inhu masih tetap sama dengan yang terpantau hari hari minggu pukul 16.00 Wib.

Lokasi titik panas berada di wilayah sama, yakni Kecamatan Seberida dan Kecamatan Rengat. Sementara titik panas di Kecamatan Pasir Penyu, hari ini sudah menghilang dari deteksi satelit NOAA20.

“Jadi titik panas di Inhu berpotensi menjadi titik api karhutla dan memicu menimbulkan kabut asap. Saat ini, kabut asap masih menipis menyelimuti Inhu akibat karhutla,” tukasnya.

Salah satu titik api yang muncul berada di Desa Rawabangun Rengat. Tim Satgas Karhutla langsung turun untuk memadamkan api yang terus membakar lahan yang merupakan milik masyarakat.

Pemadaman dilakukan sejak Senin, 07 Oktober 2019 sekira pukul 09.00 Wib bertempat di Jalur 3 Dusun I dan Jalur 6, 7 Dusun II Desa Rawa Bangun Kec. Rengat yang dilakukan oleh Team Regu 1 dan Regu 2 Karlahut Polres Inhu. Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIK

Lokasi terbkar merupaka lahan Perkebunan Sawit Milik Masyarakat di Jalur 3 Dusun I dan Jalur 6, 7 Dusun II Desa Rawa Bangun Kec. Rengat. Lahan masyarakat yang sudah ditanami Kelapa Sawit. Tipe Kebakaran merupakan kebakaran dalam dan permukaan dengav Vegetasi Tanaman Sawit dan Semak Belukar dan jenis tanah Gambut.

Dari Keterangan Kepala Dusun I Ds. Rawa Bangun Sdr. Heru Widodo , Nama Pemilik Lahan yang terbakar di Jalur 3 Dusun 1 Desa Rawa Bangun sebagai berikut Ahmad Huzairi (46) seluas 1,5 Ha, Si Am (40) 2 Ha, Andori (40) 2 ha, Kistanto (40) 1,5 Ha, Sukaryo alias Kopral (45) 2 Ha, Harno (40) 1,5 Ha, M. Yusuf (55) terbakar 1 Ha.

Selain itu dari Keterangan Kades Rawa Bangun, Aswadi bahwa nama pemilik lahan yg terbakar di Jalur 6 Dusun II Ds. Rawa Bangun Kec. Rengat An Purwanto (50) lahan terbakar 1,5 Ha, sedangkan lahan yg terbakar di Jalur 7 Dusun (56) lahan terbakar 12 Ha.

Kapolres Inhu melalui Pair Humas Aipda Misran mengungkapkan kendala yang dihadapi dilapangan kurang / minimnya stoj air yang ada di Kanal dekat lokasi Karhutla tersebut.

“Kegiatan Pemadaman berakhir sekira Pukul 15.50 Wib, hingga saat ini di sebahagian lahan yang bekas terbakar tsbt masih mengeluarkan asap, Pemadaman dan pendinginan akan dilanjutkan kembali besok hari, situasi terdapat dalam keadaan aman dan lancar, ucapnya.

Comments

Berita Terbaru