oleh

Gareth Bale Mengalami Situasi Sulit

OLAHRAGA (HR) – Gareth Bale mengalami situasi yang sulit bersama Real Madrid. Diketahui Bale gagal meninggalkan Madrid pada bursa transfer musim panas 2019 lalu.

Gareth Bale mendapat tawaran pindah dari Jiansu Suning pada musim panas 2019 lalu. Tawaran diberikan oleh klub asal China tersebut kepada Bale. Respon Bale, dia tidak menolak karena memang ingin pindah dari Madrid.

Pemain asal Wales berupaya pindah karena memang tidak dipakai lagi oleh Zinedine Zidane. Ketika ditunjuk sebagai pelatih untuk kali kedua, Zidane tidak memasukkan Bale dalam rencananya.

Pada sesi pramusim 2019/2020, Zidane dengan jelas memberi izin Gareth Bale untuk pindah klub. Bahkan, lebih cepat lebih baik. Akan tetapi, klub bersikap lain. Madrid memilih untuk tidak melepas Gareth Bale.

Gareth Bale Sudah Muak

Bursa transfer musim panas 2019 berakhir dengan kegagalan Gareth Bale pindah dari Real Madrid. Dia tetap bermain untuk Los Blancos. Dalam beberapa kesempatan, Gareth Bale mampu tampil bagus tetapi tak selalu menjadi pilihan utama Zidane.

“Gareth Bale sudah muak. Dia tidak bisa melakukan ini lagi. Pada saat dia mulai bermain menonjol, tahu bahwa ketika dia siap bermain, kebugarannya sangat kuat, dia tiba-tiba harus menonton pertandingan melawan Club Brugge di tribun,” kata pengamat sepak bola Spanyol, Guillem Balague kepada BBC Sport.

Guillem Balague mengaku bingung dengan apa yang dilakukan Zidane kepada Gareth Bale. Bahkan, sambung Balague, keputusan Zidane mencadangkan Bale pada beberapa laga penting telah membuat sang pemain marah.

“Gareth Bale marah, bingung. Ketika Zidane kembali ke klub, dia memutuskan dia tidak menginginkan Bale, tanpa ada yang alasan yang jelas,” sambung Balague.(bola.net)

Comments

Berita Terbaru