oleh

Kecelakaan Maut Renggut Satu Nyawa di Lintas Timur Pelalawan

 

PANGKALAN KERINCI (HR)-Kecelakaan beruntun yang mengakibatkan maut kembali terjadi. Kali ini di jalan Lintas Timur, KM 53 Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (12/10) sikira pukul 17 45 WIB.

Akibat dari kecelakaan beruntun ini yang melibatkan 2 sepeda motor dan 2 kendaraan jenis truck, sempat membuat kemacetan dijalan tersebut sepanjang 3 km lebih dan antrian hingga mencapai hampir satu jam lamanya.

Dari keterangan kepolisian, kecelakaan ini mengakibatkan satu orang, Apri Syahroni (15) warga Desa Tolam Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan berstatus penumpang tewas ditempat sedangkan Ali Mahribi (31) warga yang sama selaku pengendara hanya mengalami luka-luka. Kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih.

Adapun kronologis kejadian kecelakaan bermula ketika sepeda motor merek Yamaha Vixion BM 2382 CD yang dikendarai Ali Mahribi berboncengan dengan Apri Syahroni bergerak dari arah Pekanbaru menuju Pangkalan Kerinci. Setibanya di KM 53, Desa Kiyap Jaya pengendara berusaha mendahului sebuah kendaraan bermotor jenis Dump truck merek Hino BM 9610 SH yang dikemudikan Dinan Sibagariang.

“Namun tiba-tiba dari arah berlawanan muncul kendaran bermotor jenis truck tangki BK 8524 VN. Akibat dari kondisi jalan menurun disertai kecepatan cukup tinggi, tabrakan tidak dapat dihindarkan,” ujar Paur Humas Polres Pelalawan Iptu Pol Edi Haryanto, melalui sambungan seluler, Minggu (13/10) pagi.

Kata Paur itu lagi, usai menabrak sepeda motor kemudian truck tangki tersebut kembali menabrak dump truck dan sepeda motor merek Honda Beat yang dikendarai Andre Ahmad Fauzi (21) warga Pekanbaru.

“Pengendara sepeda motor Honda Beat dan Yamaha Vixion hanya luka-luka namun penumpang Yamaha Vixion tewas ditempat. Sedangkan pengemudi truck tangki melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” urai Paur Humas yang cukup akrab dengan media ini.

Ditambahkannya, secara teknis seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan, komponen keselamatan berfungsi normal.

” Keramaian jalan sedang, kondisi cuaca cukup cerah dan badan jalan pengerasan beton. Untuk kerugian ditaksir sekitar Rp.20 juta,” kata Edi Haryanto mengakhiri.

Reporter: Anton Dalimunte

Comments

Berita Terbaru