oleh

Gubri Resmikan SMAN 3 Kampung Tumang

 

SIAK (HR)-Pamerintah Provinsi Riau, melalui Dinas Pendidikan, membuka akses seluas-luasnya, untuk masyarakat Riau, dengan mendirikan sekolah negri di daerah terpencil. Salah satunya dengan diresmikannya, SMA Negri 3, Kampung Tumang, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Sabtu, (12/10).

Murid-murid SMAN 3 yang dulunya menumpang di SMAN 2 Siak, kini tidak perlu lagu harus pergi ke sekolah dengan menumpang di rumah saudara, ataupun dengan kendaraan, dengan jarak tempuh lebih kurang 30 Kilometer dari kampung mereka ke SMAN 2, yang berada di Kota Siak.

“Alhamdulillah, masyarakat Tumang kini merasakan pemerataan pendidikan untuk tingkat SMA. Kita membuka akses sekolah seluas-luasnya. Dan Sekolah ini dulu sekolah jauh, sehingga murid-muridnya harus menumpang dulu di SMAN 2 Siak. Dan sekarang, dengan jumlah siswa yang sudah banyak, maka di resmikan SMAN 3, oleh Pak Gubernur Riau,” ujar Kadisdik Riau, Rudiyanto, Minggu (13/10).

Dijelaskan Rudi, untuk sementara lokal yang ada di SMAN 3 Tumang ini, baru ada tiga lokal. Di lengkapi dengan ruang guru, dan kepala sekolah. Termasuk fasilitas lainnya di sekolah. Dengan demikian, masyarakat kampung Tumang, tidak perlu mendaftarkan anak-anaknya lagi ke sekolah yang jauh.

“Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir lagi, anak-anak SMP di kampung tumang besoknya bisa menikmati pendidikan SMA di daerah mereka sendiri. Ini lah tugas kita membuka akses seluas-luasnya, anak-anak kita bisa menikmati pendidikan hingga tingkat SMA, tanpa harus keluar daerah mereka,” ungkap Rudi.

Lebih jauh dikatakan Rudi, keinginan masyarakat Kampung Tumang, untuk memiliki sekolah SMA Negri sendiri di kampung mereka sejak tahun 2015 yang lalu, dan pihaknya, merespon dengan mengajukan melalui APBN. Barulah pada tahun 2017 pembangunan dilakukan atas lahan seluas 2 haktar, dari hibah warga Tumang.

Sementara itu, peresmian sekolah SMA Negri di Tumang ini, mendapat respons yang luar biasa dari masyarakat. Karena, sudah bertahun masyarakat meminpikan berdirinya SMA di kampung mereka.

Seperti diungkapkan salah seorang warga, Muhtar (73). Ia menceritakan, sulitnya dulu anak-anak Tumang setelah tamat SMP tidak dapat melanjutkan SMA karena belum memiliki sekolah setingkat SMA di Tumang.

Dikatakannya warga yang tamat SMP mau menyambung SMA harus pergi ke Siak atau ke Mandau, jaraknya sama-sama lebih kurang 30 kilometer. Siswa harus kos di sana dan tidak bisa pergi pagi pulang siang karena jarak yang jauh.

“Kalau lah anak-anak nak nyambung SMA harus kos di Siak, tidak bisa pulang pergi, selain jauh juga kondisi jalan kurang bagus. Alhamdulillah sekarnag sudah ada SMA Negri, terimakasih pemerintah sudah membangun sekolah di kampung kami,” kata Muhtar.

Peresmian SMAN 3 Tumang, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Riau, Syamsuar, dan pemotongan pita di salah satu lokal SMAN 3 Tumang.

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Berita Terbaru