oleh

Diduga Lakukan Penggelapan Rp6,1 M, Eks GM MP Club dan Queen Club Tersangka

PEKANBARU (HR)-Pihak kepolisian akhirnya menetapkan Benny Lubis (46) sebagai tersangka. Dia diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan saat menjabat selaku General Manager (GM) MP Club.

Penetapan tersangka itu diketahui dari surat yang dikirimkan penyidik Sat Reskrim Polresta Pekanbaru ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru nomor : B/1977/X/RES/1.24/2019. Surat itu tertanggal 16 Oktober 2019.

Sementara Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) tertuang dalam surat nomor : B/19/I/RES/1.24/Reskrim pada 21 Januari 2019.

“Untuk penetapan tersangka sudah, ya,” ujar Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Pekanbaru, AKP Awaluddin Syam, Kamis (17/10).

Dikatakan mantan Kasat Reskrim Polres Dumai itu mengatakan, penetapan status tersangka itu dilakukan penyidik setelah dilakukan serangkaian proses penyelidikan. Dengan melakukan pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi.

Dengan penyematan status baru itu, Benny akan mulai menjalani proses pemeriksaan. Langkah itu dijadwalkan dilakukan pada pekan depan.

Diketahui, Benny Lubis diduga gelapkan uang sebesar Rp6.182.400.000. Benny yang juga pernah menjabat GM Queen Club itu kemudian dilaporkan ke polisi.

Dari informasi yang dihimpun, dugaan penggelapan ini baru diketahui saat yang bersangkutan tidak lagi bekerja di dua tempat hiburan malam itu. Pihak manajemen melakukan proses audit atas pekerjaan yang sudah dilakukan Benny.

Ternyata, ada dugaan penggelapan uang milik perusahaan terhitung sejak tahun 2012 lalu.

“Dana yang diduga digelapkan diantaranya penggelapan biaya rekaman DJ, biaya request display picture, dana pembelian lampu LED untuk renovasi, dan dana pengamanan dan pengawalan artis iven,” ujar Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda pada awal November 2018 lalu.(dod)

Comments

Berita Terbaru