oleh

Senilai 3,4 Milyar Uang Lusuh Ditarik dari Peredaran

 

PEKANBARU (HR)-Senilai 3,4 Milyar rupiah, uang lusuh yang berada di tengah masyarakat ditarik yang berada pada tujuh pulau oleh Bank Indonesia melalui Program Kas Keliling ke pulau Tertinggal Terdepan dan Terluar (3T).

Kegiatan kas keliling ini sudah dilaksanakan sejak 9 Oktober 2019 dengan pelepasan oleh Walikota Dumai, Zulkifli AS melalui pelabuhan Pelindo 1 kota Dumai.

Pulau yang menjadi sasaran dari tim Kas Keliling yang bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut ini yakni Pulau yang ada di Riau, Rupat, Bengkalis, Rangsang, dan Pulau Kijang. Kemudian ke Pulau Toboaly, Lepar yang ada di Bangka Belitung dan terakhir Pulau Sungsang yang ada di Banyuasin Sumatera Selatan.

Tim Kas Keliling 3T Bank Indonesia serta kru KRI Baracuda

Adapun kegiatan dalam ekspedisi kas keliling dengan menggunakan kapal perang KRI Barakuda 633, dilakukan meliputi penukaran uang baru, sosialisasi keaslian rupiah untuk meminimalisir uang palsu, serta pemberian bantuan sosial (PSBI) kepada sekolah sekolah pada pulau pulau tersebut. Bantuan diberikan berupa dua unit laptop pada masing masing sekolah dan juga ada pemberian alat musik bagi sekolah.

 

Total uang yang dibawa oleh tim yang dipimpin Asisten Manager BI Perwakilan Riau, Randy Lintjewas adalah Rp5,6 Milyar. Sementara dana yang berhasil disebar ke masyarakat dengan menarik uang uang lusuh dan tak layak edar dari tujuh pulau tersebut, senilai Rp3,425 milyar atau lebih kurang 65 persen.

Perjalanan tim Kas Keliling, berakhir di Pelabuhan Boom Baru Palembang dan kedatangan mereka bersama KRI Barkuda serta pengawalan TNI Angkatan laut disambut langsung Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Saryanto dan Kepala Perwakilan BI Sumsel, Yunita Resmi Sari.

Dalam acara penyambuatan tersebut, Mayor Laut (P) Moehammed Soeryo selaku Komandan KRI Barakuda 633 menyerahkan langsung uang yang selama 10 hari perjalanan dalam pengawalannya dan anggota TNI AL lainnya kepada Yunita, dan sebagai pertanda tugas mereka mengawal Kas Keliling BI, telah tuntas dilakukan.

Danlanal mengungkapkan, kegiatan kas keliling di pulau-pulau 3T ini telah dilakukan BI bersama TNI AL sejak 2012 lalu. BI juga telah melakukan kegiatan selama 38 kali bersama TNI AL dan 9 kali bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Yunita sangat mengapresiasi kerja keras yang dilakukan oleh tim Kas Keliling, termasuk TNI AL, sehingga misi menjaga keutuhan rupiah pada daerah 3T dapat berjalan dengan baik.”Ini bukan kerja yang mudah dan meskipun tidak bisa menyebarkan 100 persen, namun hasil yang didapat sudah sangat membanggakan, ucapnya.

“Harapan kami, semoga kerja sama antara Bank Indonesia dan TNI AL dapat memberikan banyak manfaat khususnya untuk memelihara keutuhan dan kedaulatan NKRI dari sisi pertahanan dan militer, dan Bank Indonesia menjaga kedaulatan ekonomi dan kedaulatan rupiah sebagai salah satu simbol negara serta mendorong perekonomian di wilayah kepulauan terpencil dan perbatasan RI, tambahnya.

Sementara Randy mengungkapkan terima kasih kepada tim KRI Barakuda yang sudah melakukan pengawalan secara maksimal dan memberikan tim pengalaman yangg sangat berharga selama berhari hari diatas kapal dengan suasana kekeluargaan yang sangat luar biasa terjalin.”Kami seperti bukan dengan tentara, tetapi denggan keluarga, tidak ada suasana mencekam, tetapi suasana kental persaudaraan yang terjalin, tambahnya.

“Tujuan kita ini untuk sosialisasi tentang penggunaan rupiah. Kita inginnya itu bisa seperti Jepang, yang masyarakatnya sangat sayang dengan mata uangnya. Kita ingin juga masyarakat bisa cinta dengan rupiah, tidak melipatnya, tidak meremasnya, tidak menghekternya, tidak mencoretnya, ucapnya.

Sebagai informasi, uang yang yang telah ditarik oleh BI ini, nantinya akan diseleksi, jika memang masiih ada uang yang memang masih layak digunakan maka akan regenerasikan lagi dengan menggunakan mesin khusus dan akan kembali menjadi uang baru lagi. Namun untuk uang yang lusuh dan tidak layak edar, maka akan dimusnahkan, terutama uang pecahan kecil.

 

 

Penulis: EBP

Comments

Berita Terbaru