oleh

Atlet Riau Raih 14 Medali di Kejurnas IV Hapkido Indonesia

PEKANBARU (HR)-Kontingen Hapkido Riau berhasil menorehkan prestasi gemilang pada Kejuaraan Nasional (Kerjurnas) IV Hapkido Indonesia. Raihan 5 medali emas, 4 perak dan 5 perunggu menjadi bukti sahih ketangguhan atlet-atlet Riau dalam kejuaraan tersebut.

Kejurnas Hapkido tahun ini digelar di UTC Convention Hall Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (19/10) kemarin. Kejuaraan itu dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Chris John.

Sebanyak 285 atlet dari 23 provinsi turut berlaga dalam kejuaraan olahraga bela diri tersebut. Adapun kategori yang dipertandingkan adalah Hyung (jurus), Mugisul (teknik senjata), Daeryun (fighting), Hoshinsul (teknik beladiri), dan Nak Bop (teknik jatuhan).

Dalam kejuaraan itu, Hapkido Riau turut menurunkan atlet-atlet terbaiknya. Para atlet tersebut di bawah kepelatihan Antonios Wilis, Indra Setiawan, dan Adhistya Wardani, serta Manager Team Ida Febriantine.

“Kita menurunkan 13 atlet untuk 16 nomor yang dipertandingkan,” ujar Head of Team Hapkido Riau, Nophy Tennophero Suoth, Minggu (20/10).

Dari jumlah tersebut, atlet Riau berhasil meraih 4 medali emas. Emas-emas itu tercatat atas nama Ismail Ilham S/Farhan F (Cadet Hoshinsul Freestyle), Intan Putri L (Junior Hyung), Ian Benedict W (Cadet Daeryun) dan Frederick SL (Cadet Hyung).

Tidak hanya itu, kata Nophy, atlet Riau juga berhasil meraih 4 medali perak dan 5 medali perunggu dalam kejuaraan tersebut. Untuk medali perak diraih oleh Nawla A (Junior Daeryun), Frederick SL dan Andrew Y (Cadet Hoshinsul Freestyle), Farhan Ferdiansyah (Cadet Hoshinsul Authorized), dan Elasya LT (Cadet Daeryun).

“Untuk medali perunggu diraih oleh Ai Kholifaturrohmah (Junior Daeryun),
Intan Putri L (Junior Daeryun),
Merry/Nathalia (Senior Hosinsul), H Maxwell (Cadet Daeryun), dan Ismail Ilham S (Cadet Daeryun),” lanjut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pelalawan itu.

Menurut Nophy, raihan medali ini di luar ekspektasi pihaknya. Dikatakan dia, Hapkido Riau tidak memberikan target tertentu kepada atlet yang berlaga.

“Kita tidak memberikan target yang muluk. Kita hanya berharap anak-anak bisa tampil dengan baik, dan memiliki mental bertanding,” sebut dia.

Hal itu kemudian membuat para atlet bertanding dengan lepas dan memberikan hasil yang memuaskan. Pada Kejurnas III Hapkido di Jakarta tahun lalu, kontingen Riau hanya meraih 3 medali emas dan dua medali perak.

“Semoga olahraga bela diri Hapkido bisa semakin diminati anak-anak, dan bisa berprestasi membawa nama baik Provinsi Riau,” harap Nophy menutup.(dod)

Comments

Berita Terbaru