oleh

Ngasmi Tiba Tiba Didatangi Kapolresta Pekanbaru, Begini Suasananya

PEKANBARU (HR)-Tim Jum’at Barokah Polresta Pekanbaru menyambangi kediaman Ngasmi (80) di Kelurahan Muara Fajar, Rumbai, Jum’at (8/11). Saat ditemui, dirinya sedang terbaring sakit di atas ranjang tua di pelataran rumah dinding papan yang ia huni bersama seorang anak yang tidak berbeda jauh umur dengan nya.

Disamping ranjang nya, duduk seorang ibuk-ibuk yang selalu setia mengurus keperluan Ngasmi sehari-hari, Sri Wahyuni. Ucapan rasa syukur terdengar dari mulut Ngasmi ketika sosok pengayom masyarakat menjabat tangan lemah nya itu.

Ialah Kapolresta Pekanbaru, AKBP Nandang Mu’min Wijaya yang telah datang membawa bantuan berupa kebutuhan sehari-hari serta memeberikan pelayanan gratis kepada warga sekitar.

Kedatangan Kapolresta Pekanbaru didampingi langsung oleh Kapolsek Rumbai, IPTU Viola Dwi Anggreni, yang juga di temani Camat Rumbai, Vemi beserta staf pemerintahan nya.

Kapolresta Pekanbaru, Nandang mengakui bahwa ini kegiatan jum’at barokah yang ia ikuti untuk pertama kali nya, sebab dirinya baru genap satu minggu menjabat sebagai Kapolresta Pekanbaru.

Ia katakan mudah-mudahan jalinan komunikasi dan silaturrahmi tetap terjaga dan diridhoi Allah SWT. “Semoga ibu lekas diberi kesembuhan. Dan untuk kesehatan tentunya kami membawa tim medis untuk memeriksa serta membawa obat-obatan untuk pemulihan kesehatan ibu,” jelasnya.

Mendengar cerita dari Ngasmi, yang tidak mampu untuk tuk berobat ke klinik atau pun ke rumah sakit lantaran keadaan perekonomian, Nandang dengan baik hati akan memfasilitasi pengobatan gratis untuk Ngasmi.

“Nanti untuk bantuan pengobatan akan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau dan diantar jemput dan gratis,” ucapnya.

Sri Wahyuni selaku wakil dari keluarga mengatakan, Ngasmi (80) sudah dua bulan terakhir tidak bisa jalan. Katanya, belum ada riwayat sakit struk. “Tiba-tiba kalau jalan itu oyong terus jatuh. Dan belum pernah dibawa ke rumah sakit,” sebutnya.

Si mbah yang sudah renta itu pun hanya tinggal bersama satu anaknya yang sudah paruh baya. Sang anak melakukan tugasnya layaknya orang pada umumnya. Hanya saja, tidak bisa memandikan sang ibunda karena tak kuat untuk mengangkatnya. Sehingga Sri ke rumah untuk memandikan Mbah Ngasmi.

“Saya memandikan si mbah ketika saya selesai natar jemput anak saya pulang sekolah,” ujarnya.

Sri yang mewakili keluarga mengharapkan kepada pihak kepolisian yang datang untuk benar-benar membantu dari segi kesehatan dan transportasi.

“Tadi bapak yang jabatannya tinggi (Kapolres – red) bilang katanya mau memfasilitasi pengobatan mbah gratis di rumah sakit dan mau mengantar jemputnya juga ketika mbah membutuhkan perawatan,” Sebut nya dengan terharu

Disamping itu, Ngasmi menceritakan keadaan yang di alami nya. “Nggak iso mlaku wis rong wulan. Mboten ngerti sebabe. Matur suwun kangge bapak ibu polisi lan sekabeane sing wes teko teng mriki,” sebutnya dalam bahasa Jawa

Artinya, tidak bisa jalan sudah dua bulan. Tidak tau sebabnya. Terima kasih untuk bapak ibu polisi dan semuanya yang sudah datang ke rumah.

Reporter: Akmal

Comments

Berita Terbaru