oleh

Aktivitas Expor Impor Cangkang di Pelabuhan KITB Lancar

SIAK (HR)- Meski Jalan Nasional menuju Pelabuhan Industri Buton terputus sepanjang 50 meter beberapa hari lalu, namun kegiatan Exspor Impor Cangkang yang ada di Pelabuhan KITB Buton tetap berjalan seperti biasa.

Hal tersebut di akui oleh Kepala Dishub Kabupaten Siak Drs Arifadilah Msi saat di tanya wartawan melalui selulernya.

Dia mengatakan, untuk saat ini, kegiatan bongkar muat Ekspor impor Cangkang yang ada di pelabuhan KITB masih berjalan lancar.Karna, untuk setakat ini tersediaan bahan cangkang bagi setiap perusahaan yang ada di KITB masih mencakupi.

Terkait masalah jalan yang amblas sepanjang 50 Meter itu, saat ini sedang di lakukan pembuatan jalan alternatif oleh Dinas terkait bersama PT Mutu.

Dia juga mengatakan, bahwa pengerjaan jalan alternatif itu paling lama dua hari sudah selesailah.

Oleh sebab itu, di minta kepada pelaku usaha tidak risau dengan masalaha ini.

Sementara itu,pihak kontraktor yang mengerjakan jalan menuju KITB saat di tanyab wartawan mengatakan, memang saat ini pihaknya sedang mengesa pengerjaan jalan alternatif sebelah jalan yang amblas itu sesuai petunjuk dari Pemerintah.

Saat ini sedang melakukan penimbunan dan di padatkan, setelahndi padatkan nantinya akan kita lapis sama batu bes di atasnya.

“Kalau cuaca tidak hujan, dua tiga hari sudah selesai di kerjakan nantinya. “kata pihak PT Mutu, pak Nam kepada wartawan.

Sementara itu, salah seorang perwakilan pelaku usaha expor impor anak tempatan Alfitra SH mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau maupun Pemerintah Kabupaten Siak yang sudah mengitu tanggap dalam menangani masalah bencana alam ini.

Dia sangat mendukung apa yang di lakukan oleh intansi Pemrintah itu.mudah mudahan apa yangndi lakukan oleh Pemrintah itu berjalan lancar.

Alfitra juga menyampaikan, bahwa saat ini, meski jalur transportasi menuju KITB putus akibat bencana alam beberapa hari lalu, namun kegiatan di pelabuhan KITB masih berjalan seperti biasa tidak ada masalah.

“Untuk saat ini, memang kegiatan bongkar muat cangkang di pelabuhan KITB masih berjalan.karena pihak perusahaan Cangkang masih memilik stok pailnya.

Tidak Pelabuhan exspor impor saja, kegiatan di pelabuhan Penumpang di mengkapan menuju Riau kepulauan riau masih berjalan normal.

Alfitra juga menjelaskan, terkait sejumlah mobil cangkang yang di tahan oleh masyarakat saat melintasi beberapa desa di sungai apit, itu adalah mobil kosong, tidak ada muatan.

“Belum ada mobil Cangkang yang melintasi desa desa yang ada di kecamatan sungai apit, tegasnya.

Sementara itu, salah seorang Tukang Kerja Bongkar Muat (TKMB) KITB,Nurul Huda kepada wartawan berharap kepada Pemerintah agar bisa mempercepat pembangunan jalan alternatif menuju KITB ini, sehingga kegiatan trasportasi bisa kembali berjalan lancar.

Sebab, katanyaa, selaku buruh TKBM, jika dalam pemuatan kapal terlambat, buruh bisa saja di denda dan di klaim oleh pihak perusahan tempat mereka berkerja.

“Karena, pihak perusahaan tempat kami berkerja, juga akan di denda oleh pihak kapal hingga di denda 300 juta hari, tambahnya.

 

Reporter: Effendi

Comments

Berita Terbaru