oleh

Anak Buya Pelalawan Itu Ingin Pelalawan Lebih Baik

PANGKALAN KERINCI (HR)-Memasuki proses penjaringan bakal calon kepala daerah Pilkada Kabupaten pelalawan 2020 mendatang sepertinya mulai dilirik dan diminati oleh segenap tokoh muda berpotensi yang bernafsu menjadi pemimpin di negri amanah kabupaten Pelalawan. Hal ini sudah bisa di lihat siapa siapa saja yang bakal maju untuk ikut bertarung memperebutkan kursi nomor satu di Pilkada Pelalawan mendatang setelah terpantau sejumlah nama ikut mendaftar ke sejumlah parpol yang sedang melakukan penjaringan bakal calon saat ini.

Adapun Parpol yang telah melakukan proses penjaringan diantaranya Partai PDI Perjuangan, partai Gerindra, partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejaterah kabupaten Pelalawan, dari sini bisa dilihat nama nama bakal calon yang sudah mendaftarkan diri mengikuti proses seleksi, dari hasil penjaringan oleh ke empat parpol tersebut ternyata nama tokoh pemuda Pelalawan berpotensi yang mendominasi dari kalangan politikus dan pengusaha seperti dari kalangan politikus muncul nama Zukri Misran, Husni Tamrin, Nasarudin, Habibi Habpri, Adi Sukemi, Sugianto dan T.Julmizan Assagaf sementara dari kalangan Pengusaha juga ada muncul nama Budi Artifu.

Namun dari bakal calon tersebut, tiba tiba saja muncul nama yang sebelumnya tidak terduga akan ikut dalam kontestasi Politik ini. Dia adalah seorang anak ulama besar Pelalawan, bahkan Riau yang dikenal masyarakat selama ini dengan panggilan Buya Karim (alm).

Tokoh muda dan pengusaha itu bernama, Abu Masyurmatridi atau biasa akrab disapa Ridi.Dirinya mendaftar ke tiga partai yakni ke Demokrat. Gerindra dan terakhir ke PKS pada Sabtu akhir pekan lalu.

Kemunculan Ridi ini ternyata jadi buah bibir di semua kalangan, mereka menduga dan menerka nerka kalau kemunculan dirinya di tahapan Pilkada Pelalawan kali ini merupakan sengaja di adakan oleh aktor dibalik layar yang tujuannya untuk memecah belah suara para kandidat lain yang di prediksi memenangkan pilkada Pelalawan 2020 mendatang.

Namun itu langsung ditepis Ridi. Dirinya ada di Pilkadaa Pelalawan ini murni karena keinginannya dan bukan karena setingan dari aktor dibalik layar.

Haluan Riau mencoba melakukan konfirmasi mendalam pada beliau usai dirinya mendaftar ke PKS pada Sabtu akhir pekan lalu. Di Kediaman orang tuanya depan pasar baru Pangkalan kerinci, Ridi menyampaikan kalau niat nya itu murni karena Allah.

“Ingin ikut proses tahapan Pilkada Pelalawan apalagi dirinya maju tersebut sudah mendapat izin dari keluarga dan Restu dari ibunda tercintanya Hj Maryam, kata Ridi sambil mencium kening dan tangan wanita yang telah melahirkan dan membesarkannya itu.

Ridi juga mengatakan kalau dirinya maju bukan sekedar mendapat restu dari emaknya saja, melainkan bantuan materi dari keluarga besarnya dan itu terlihat dari senyuman sang emak disertai anggukan sang bunda menandakan setuju. “ saya enggak main main loh, ini murni beneran karena saya ingin merubah daerah kita ini agar lebih baik lagi.” Kata Ridi.

Selama ini dirinya mengaku kalau dia hanya di beri kesempatan untuk memperbaiki olahraga di kabupaten Pelalawan saja yakni menjadi ketua KONI Pelalawan selama dua priode. Dan upaya perbaikan di bidang olahraga menurutnya sudah mengalami kemajuan dan semakin baik. Tapi hal ini tak membuat dirinya puas, melainkan dia berupaya bagaimana caranya bisa berbuat lebih banyak lagi untuk daerah nya agar lebih baik lagi.

“Nah kesempatan itu kan adanya saat ini jadi saya pikir saat inilah saya harus tunjukan dan ikut pada perhelatan akbar Pilkada Pelalawan 2020 ini apalagi saya juga sudah mendapat dukungan dan restu orang tua saya.

Ini membuktikan keseriusan saya kalau saya akan ikut bertarung memperebutkan kursi nomor satu di Pelalawan jadi hal ini setidaknya membuktikan kalau majunya saya bukan setingan atau pesanan orang yang menginginkan pecahnya suara salah satu kandidat.” Ungkap Ridi menjelaskan.

 

Reporter: Supendi

Comments

Berita Terbaru