oleh

Karyawan PT Palma Satu Desak KPK Buka Rekening Perusahaan

JAKARTA (HR)-Ratusan karyawan PT Palma Satu mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Senin (11/11). Mereka mendesak, lembaga antirasuah itu membuka blokir rekening perusahaan tersebut.

Desakan itu bukan tanpa alasan. Menurut mereka, dengan diblokirnya rekening perusahaan, mengakibatkan ribuan karyawan yang menafkahi puluhan ribu jiwa orang tak mendapat hak yang layak untuk hidup.

Koordinator Aksi Aliansi Karyawan PT Palma Satu Abraham mengatakan, akibat pemblokiran rekening perusahaan karyawan tidak bisa gajian, catu beras yang merupakan jatah karyawan tidak bisa diberikan. Kemudian perusahaan tetap beroperasional, sehingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 1.100 karyawan telah terjadi.

“Apakah PT Palma Satu ada menyebabkan kerugian negara sehingga KPK blokir rekening perusahaan. Ini merupakan kejahatan yang dilakukan KPK bagi kami, karyawan,” ujar Abraham.

Abraham juga menanyakan integritas KPK yang hanya memroses PT Palma Satu, sementara banyak perusahaan kebun sawit lainnya yang menggarap kawasan hutan. Abraham juga menganggap permasalahan PT Palma Satu tidak jelas tindak korupsinya, tetapi KPK sudah menetapkan pemilik dan manager legal sebagai tersangka.

“Kami juga mengharapkan perlunya pengawasan terhadap KPK agar tidak tebang pilih, sehingga penegakan hukum berjalan sesuai koridornya,” tegas dia.

Ratusan massa itu sendiri mulai berunjuk rasa sekitar pukul 10.00. Terdapat enam orang orator yang berdiri di atas mobil komando.

Sejumlah massa tampak membentangkan spanduk yang berisi beberapa tuntutan, intinya menuntut KPK membuka pemblokiran PT Palma Satu.(rls/dod)

Comments

Berita Terbaru